Pentingnya Pancasila Dalam Kehidupan Masyarakat Masa Sekarang

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Eksistensi Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup yang bernilai filosofis dan sosiologis kini menjadi hal perlu untuk kajian generasi bangsa.

Penumbuhan kembali Pancasila sebagai pandangan hidup yang tersemayam dalam jiwa manusia Indonesia adalah hal yang mendesak dan persoalan utama kita sebagai bangsa Indonesia.

“Hal itu yang saya sampaikan disampaikan dalam sosialisasi empat pilar Kebangsaan atau empat konsensus nasional untuk warga di Desa Oelneke, Kecamatan Musi Kabupaten Timur Tengah Utara, Rabu (26/7/2017) lalu,” ujar Anggota MPR RI, Ferry Kase.

Ferry, menggambarkan bagaimana kegelisahaanya pada masyarakat di Desa Oelneke saat sosialisasi empat pilar dasar kehidupan berbangsa dan bernegara tersebut.
Nilai-nilai Pancasila kini telah tergerus oleh globalisasi yang selalu membawa karakter individualistik dan liberal.

Kita sebagai bangsa tidak lagi mampu menjadikan Pancasila sebagai benteng untuk menahan arus globalisasi yang membawa dampak kehidupan yang sejatinya bertentangan dengan Pancasila.

“Saya sendiri melihat saat ini generasi muda makin jauh dari Ideologi Nasional Bangsa yaitu Pancasila,” ujar Ferry ketika dihubungi media, Selasa (8/8).

Jelas dia, sejarah mencatat empat pilar kebangsaan yakni, Pancasila,
UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila dasar negara telah disepakati sebagai ideologi bangsa yang akan menyatukan setiap perbedaan di bangsa Indonesia.

“Namun seiring arus deras globalisasi, Pancasila seolah terpinggirkan. Sosialisasi empat pilar kebangsaan sangat penting bagi warga, khususnya di wilayah pelosok dan tapal batas,” tandas anggota dari Fraksi Partai Hanura itu.

“Kita berharap melalui sosialisasi itu warga kembali ingat dasar kehidupan berbangsa dan bernegara itu. Intinya semangat kebangsaan atau nasionalisme warga tidak pudar,” tambah Ferry.