Pembangunan Jembatan Petuk Diperpanjang Hingga Desember 2017

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Menyusul ada permintaan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, pembangunan Jembatan Petuk akan diperpanjang sampai Desember tahun 2017. Perpanjangan jangka waktu pekerjaan Jembatan Petuk disebabkan Menteri PUPR meminta agar fisik jembatan harus ditambah dengan ornamen-ornamen asli NTT, untuk mempercantik jembatan tersebut.

“Kami tengah menyusun rencana termasuk anggaran untuk penambahan ornamen-ornamen penghias jembatan, dan dari hasil penghitungan, estimasi anggaran bisa mencapai Rp.11 miliar, dan akan kami ajukan ke Kementerian PUPR, mudah-mudahan disetujui,” Kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Balai Jalan dan Jembatan Kota Kupang, Wilayah IX Nusa Tenggara, Fachrudin kepada wartawan di Lokasi pekerjaan Jembatan Petuk, Selasa (8/8/2017).

Menurutnya, pekerjaan jembatan Petuk direncanakan rampung pada 31 Agustus 2017 ini, namun pada awal pekerjaan di Tahun 2015, Menteri PUPR, sempat melihat langsung pembangunan Jembatan Petuk, dan pada saat itu beliau berpesan agar jembatan Petuk jangan dibiarkan seperti jembatan umumnya.

Baca juga : Ada 24 Paket Pekerjaan Jalan Ditangani Bina Marga Kota Kupang

Menteri PUPR pada kesempatan itu, meminta agar jembatan Petuk harus dihiasi dengan berbagai bentuk ornamen yang melambangkan khas Flobamorata, agar terkesan bagus dan bisa menjadi kebanggan bagi Kota Kupang.

Ia mengaku terhadap permintaan itu, ada pembengkakan dalam pembiayaan pembangunan jembatan Petuk. Semula anggaran yang disiapkan sebanyak Rp.235 miliar dan dengan penambahan sebesar Rp.11 miliar kalau disetujui kementerian PUPR maka secara keseluruhan anggaran untuk pembangunan jembatan petuk berjumlah Rp.246 Miliar.

“Sebenarnya dalam Pagu Dipa sudah direncanakan, tapi pembuatan ornamen tidak ada dalam kontrak, sehingga harus diusulkan kembali,” katanya.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*