Polisi Kantongi Identitas Tersangka Pembunuh di Jalur Atapupu

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kematian Maria Fatima Kiik warga dusun Laktutus, Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu yang ditemukan warga di kilo meter 8 jalur Atapupu menemukan titik terang.

Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan yang dikonfirmasi NTTOnlinenow.com, Senin (7/8/2017) mengatakan, dari tujuh orang saksi telah dimintai keterangan pihak penyidik Polres) Belu mengantongi identitas tersangka pembunuh.

“Kita sudah kantongi identitas tersangka pembunuhnya, yang dicurigai ada hubungan dengan kematian tersebut,” ujar dia.

Namun, jelas Yandri seseorang tersebut saat ini tidak berada di wilayah Belu dan informasi yang diperoleh anggota telah berada di wilayah Timor Leste. “Kita sudah periksa semua saksi. Tapi saat dipanggil kembali salah satu saksi tidak datang. Kalau tidak datang berarti ada apa-apa dengan kasus itu,” ujar dia.

Baca juga : Warga Atambua Temukan Mayat Perempuan di Kilo Meter 8 Jurusan Atapupu

Kendati demikian, kata Yandri pihaknya terus melakukan upaya pengejaran terhadap seseorang yang telah dikantongi identitas tersebut. “Kita terus koordinasi dengan anggota yang sedang ada di lapangan,” papar dia.

Diberitakan sebelumnya, warga Sesekoe, Kelurahan Umanen dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di jalan lama Manubaan, kilo meter 8 jurusan Atapupu desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-Timor Leste, Jumat (7/7/2017).

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) pihak Kepolisian menemukan identitas korban yang diketahui bernama Maria Fatima Kiik warga dusun Laktutus, Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu.

Jasad korban saat ditemukan dalam posisi tidur telungkup, memakai celana jeans biru, baju kaos oblong biru dan menganakan jam tangan putih tali warna ungu. Sementara itu di sekitar jasad ditemukan beberapa benda milik korban seperti, sendal, uang kertas pecahan Rp.20.000 dan Rp.10.000, tas dan kaca mata milik korban.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*