Mantan Dubes Chile Daftar di PDIP sebagai Balon Gubernur NTT

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Berbekal segudang pengalaman baik dalam maupun luar negeri, mantan Duta Besar (Dubes) RI untuk Chile, Aloysius Lele Madja mendaftarkan diri di PDIP sebagai bakal calon (Balon) Gubernur NTT periode 2018- 2023.

Kepala Sekretariat DPD PDIP NTT, Anis Leba kepada wartawan di sekretariat partai itu, Kamis (27/7/2017) mengatakan, dirinya hanya menerima kelengkapan berkas balon gubernur, Aloysius. “Beliau sudah daftar di DPP PDIP di Jakarta. Sedangkan berkasnya, baru diserahkan pada kesempatan ini,” katanya.

Anis menjelaskan, PDIP telah menutup pendaftaran balon gubernur dan wakil gubernur serta balon bupati dan wakil bupati di 10 kabupaten penyelenggara pilkada 2018 beberapa waktu lalu. Namun Aloysius mendaftar di DPP setelah DPD secara resmi menutup pendaftaran.

“Dengan penyerahan berkas ini, maka akan diproses bersamaan dengan balon lain yang telah mendaftar di DPD pada masa pendaftaran beberapa waktu lalu,” kata Anis.

Balon Gubernur, Aloysius Lele Madja mengakui, dirinya telah mendaftar di DPP PDIP setelah DPD PDIP NTT secara resmi menutup tahapan pendaftaran. Pendaftaran itu dilakukan setelah adanya koordinasi dengan jajaran DPP PDIP di Jakarta. Sehingga baru pada kesempatan ini, menyerahkan berkas atau dokumen lamaran di DPD.

“Saya baru daftar di PDIP, sementara partai lain agar bisa memenuhi syarat minimal pengusungan pasangan calon, harus didiskusikan terlebih dahulu dengan teman- teman lain untuk mendaftar di partai mana saja,” ungkap Aloysius.

Baca juga : Masyarakat NTT Diajak Perangi Paham Radikalisme

Karyawan Penerbit Nusa Indah- Percetakan Arnoldus Ende 1971- 1973 ini menyampaikan, dirinya maju dalam pentas pilgub NTT 2018 sebagai bentuk panggilan untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Dengan berbekal pengalaman di dunia birokrasi kurang lebih 32 tahun di Kementerian Luar Negeri, diyakini bisa memberi jawaban atas kebutuhan daerah dan masyarakat.

“Walau lebih banyak berkarya di luar NTT, baik di tingkat nasional maupun luar negeri, tapi saya melihat dengan jelas tentang NTT dan apa yang harus dilakukan ke depan,” tandas Aloysius.

Menurut alumni seminari Mataloko dan Kisol ini, NTT memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, di darat dan laut. Tinggal saja pemimpin ke depan mengkonkritkan potensi yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sumber daya manusia yang cukup besar pun, harus dimaksimalkan untuk mengelola potensi sumberdaya alam. Misalkan, NTT memiliki wilayah laut dengan potensi yang luar biasa, tapi masih banyak masyarakat takut masuk laut.

“Kesejahteraan masyarakat perlu ditingkatkan secara nyata dan merata dengan memanfaatkan semua potensi alam yang ada, agar masyarakat NTT tidak memiliki keinginan untuk bekerja di luar negeri atau di kota bagi mereka yang tinggal di desa,” ujar Aloysius.

Tentang sejauhmana keyakinan dirinya mendapatkan PDIP sebagai kendaraan politik, dia berargumen, tidak memiliki ambisi apapun menjadi gubernur melalui PDIP. Karena maju dalam bursa suksesi pilgub semata- mata untuk menjawabi penggilan diri untuk berbakti kepada daerah dan masyarakat. Jika PDIP dan partai koalisi memberikan dukungan, tentu akan dimaksimalkan dalam kerja dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat bila terpilih dalam pentas pilgub.

“Saya serahkan sepenuhnya pada keputusan partai dan kehendak Tuhan dalam menjawabi langkah politik yang diambil saat ini,” kata Aloysius.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*