Polda NTT Gandeng Mabes Polri Tangkap Pelaku TPPO

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Penyidik Dit Reskrimum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Satgas Tindak Pidana Penangkapan Orang (TPPO) Mabes Polri melakukan penangkapan terhadap satu orang pelaku tindak pidana perdagangan orang di Bekasi, Jawa Barat.

“Pelaku berinisial AP alias A (49), ditangkap di rumahnya yang beralamat di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Jumat malam (21/7/2017), kata Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Jules Abraham Abast kepada NTTOnline, Selasa (25/7/2017).

Korban bernama Maria Barkanis (17), asal Kecamatan Neomuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT direkrut oleh seorang perempuan berinisial TN (40) pada 22 Juni 2016, kemudian korban dibawa ke Kupang dengan menggunakan Bus.

Tiba di Kupang korban di jemput di terminal bus oleh IAK alias A (39) dan langsung dibawa ke rumah Hasan dan menginap dirumahnya selama sehari, kemudian pada tanggal 24 Juni 2016 korban diberangkatkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Lion air yang dibiayai oleh IAK alias A.

Baca juga : Buron Kasus Pencurian di Sumba Barat Dibekuk Polisi di Kupang

Sesampainya di Jakarta korban dijemput oleh AP alias A Dirut PT. GTB dan dibawa ke tempat penampungan selama 2 hari sambil menunggu majikan di Jakarta yang akan datang menjemput korban. Akan tetapi pada tanggal 26 Juni 2016, korban dipulangkan kembali ke Kupang atas desakan dan permintaan orangtua korban.

Jules mengatakan, saat ini terhadap tersangka AP alias A masih dilakukan pendalaman dan proses penyidikan setelah pada hari Sabtu tangal 22 Juli 2017 dibawa dari Jakarta oleh penyidik Dit Reskrimum Polda NTT ke Kupang guna pemeriksaan lebih lanjut di Polda NTT.

Sedangkan terhadap kedua pelaku atau tersangka lainnya, yaitu TN dan IAK telah mendapat keputusan hukum yang berkekuatan hukum tetap atau telah mendapat vonis oleh Pengadilan Negeri Kefamenanu.

“Diduga pelaku melanggar UU No. 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang,” tandas Jules.