Ketua DPRD: Tunjangan DPRD Naik, Media Diminta Kontrol Kinerja Anggota Dewan

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Menyusul akan dinaikan tunjangan Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang, Ketua Yeskiel Loudoe meminta media ikut mengontrol kinerja para anggota dewan dalam menjalankan tugas. Pasalnya masih banyak anggota DPRD yang malas mengikuti sidang dan rapat DPRD, sehingga kenaikan tunjangan harus diikuti dengan kinerja yang baik.

“Dengan telah naiknya tunjangan DPRD sesuai diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2017, maka mereka hatus aktif menjalankan tugas sebagai wakil rakyat,” Kata Loudoe kepada wartawan.

Loudoe mengatakan, sinkronisasi peraturan pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif pimpinan dan anggota DPRD, telah disepakati dalam bentuk perda yang selesai dibahas pada sidang II kemarin, sehingga dengan naiknya tunjangan DPRD ini, maka tentunya dewan sudah tidak bisa main-main dalam menjalankan tugas mereka sebagai wakil rakyat.

Menurutnya, pembahasan akan Perda keuangan sudah selesai, dan berapa besaran kenaikan tunjangannya, nanti mereka yang menghitung sebab masih menunggu PP tersebut apakah berada di kategori tertinggi atau sedang.

Baca  juga : Sidang II DPRD Kota Kupang Hasilkan Perda Tentang Tunjangan DPRD

“Memang dalam kategori kita berada pada posisi tertinggi, namun kemungkinan ada perhitungan baru tapi semua sudah tersedia dan selesai dibahas dan ditetapkan,” ujarnya.

Ia mengaku, penerapan ini belum diketahui, tapi kemungkinan bulan Agustus sudah bisa dilaksanakan. Sehingga diharapkan dengan peningkatan tunjangan keuangan DPRD yang secara keseluruhan baik anggota maupun pimpinan yang sudah di fasilitasi harus rajin.

“Dengan semua fasilitas telah terpenuhi tentunya dewan harus rajin, sebab ini uang rakyat yang jangan sampai tidak di tunjang dengan kinerja yang baik. Dalam tatib sudah jelas jika dewan tidak mengikuti paripurna berturut enam kali maka bisa di PAW tanpa persetujuan partai politik,” jelasnya.