Dishub Berlakukan Kawasan Tertib Lalu Lintas di Pusat Kota Atambua

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Belu segera berlakukan kawasan tertib lalu lintas di pusat kota Atambua, Belu wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Penepatan kawasan tersebut menyusul telah diterbitkannya Surat Keputusan Bupati Belu nomor Dishub: 551/101/VI/2017 tentang penetepan kawasan tertib lalu lintas di Kabupateb Belu.

Hal itu disampaikan Kepala Dishub Belu, Anton Suri saat dihubungi NTTOnlinenow.com, Rabu (26/7/2017).

Menurut Anton, pertimbangan penetapan kawasan tertib lalu lintas dalam rangka mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas di wilayah Kabupaten Belu.

Adapun peta jalur kawasan tersebut mulai dari depan toko Angkasa Ria menuju gereja Polycarpus ke arah tugu simpang tiga, menuju simpang lima belok kiri ke arah gereja Katedral Atambua.

Baca juga : Dewan Agendakan RDP Terkait Kasus Perangkat Desa Bakustulama

Selanjutnya melewati jalur SMKK ke arah Polres Belu menuju toko Daya belok kanan Wisma Klaben ke arah Hotel Merdeka menuju toko UD Setia belok kanan ke arah toko Belu Bangunan menuju persimpangan tiga tugu selamat datang.

“Itu peta jalur kawasan tertib lalu lintasnya. Sementara Dinas bersama pihak ketiga sedang pengadaan rambu-rambu lalu lintasnya,” ujar dia.

Dituturkan, dalam kawasan tertib lalu lintas akan dipasang rambu-rambu seperti rambu lalu lintas dilarang parkir, membunyikan klakson, mengurangi laju kecepatan kendaraan di tempat ibadah juga larangan parkir di daerah tertentu seperti depan rumah ibadah.

Dalam kawasan itu juga, setiap pengendara baik roda dua maupun roda empat yang melintas jalur yang ditetapkan akan diperiksa dokumen atau kelengkapan surat-surat seperti helm, kaca spion, SIM dan STNK kendaraan.

“Kita juga sudah koordinasi dengan pihak Lain Polres Belu. Kalau seluruh pengadaan sudah ada kita tanam rambu dan lakukan sosialisasi. Akhir bulan Agustus kawasan tertib lalu lintas sudah berfungsi,” ucap Suri.