Dinas Pendidikan Kota Kupang Akan Minta Dispensasi ke Kemendikbud

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dinas Pendidikan Kota Kupang berencana akan melakukan konsultasi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sekaligus meminta dispensasi dari Kemendikbud soal Permendikbud yang mengatur soal penerimaan siswa baru (PSB) tahun 2017.

“Dalam permendikbud sudah mengatur batasan jumlah rombongan belajar (Rombel) di setiap sekolah, maupun batasan jumlah siswa dalam setiap rombel. Jika setiap sekolah tidak mentaati aturan sesuai yang diatur dalam permendikbud maka ada tiga sanksi berat yang akan diberikan, sehingga dinas merasa perlu melakukan konsultasi dan meminta dispensasi dari kemendikbud,” Kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Filmon Lulupoi kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang, Selasa (18/7/2017).

Dikatakan, akibat dari penerapan permendikbud soal pembatasan rombel pada setiap sekolah, maka sejumlah sekolah negeri di Kota Kupang tidak berani membuka lagi rombel tambahan, meskipun ada sarana ruang kelas yang bisa menampung siswa tambahan. Namun karena takut akan sanksi yang tercantum dalam Permen tersebut, sekolah tidak berani lagi membuka rombel tambahan, yang buntutnya banyak siswa yang tidak terakomodir di sekolah-sekolah negeri.

Baca juga : Pemkot Kupang Disarankan Bangun Sekolah Tambahan

Ia mengaku jumlah siswa baru yang mendaftar di 20 SMPN Di Kota Kupang sudah berjumlah 11 ribu lebih, namun daya tampung hanya 5888 siswa, sehingga perlu dipikirkan langkah-langkah bijak agar kelebihan siswa bisa diakomodir.

Menurutnya, dalam konsultasi yang akan dilakukan, dinas juga bakal meminta kepada pihak kementerian, kalau bisa untuk Kota Kupang diterapkan sekolah dua shift pagi dan siang, sehingga semua siswa bisa diakomodir.

“Tetapi semua putusan tergantung dari pihak Kementerian. Kami hanya mencoba minta keringanan agar kalau boleh di Kota Kupang ada sedikit kemudahan,” Kata Filmon.