2019 Batalyon Komposit Akan Dibangun di Perbatasan Belu-Timor Leste

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Guna mendukung aspek pertahanan dan keamanan wilayah NKRI di perbatasan Belu dan Negara Timor Leste direncanakan akan dibangun Batalyon Komposit.

Demikian hal itu disampaikan Dandim 1605/Belu, Letkol. Czi Nurdihin Adi Nugroho kepada NTTOnlinenow.com, Selasa (18/7/2017).

Dijelaskan, rencana pembangunan Batalyon Komposit terdiri dari Batalyon Komposit terdiri dari, Kompi Infanteri, Kompi Armed, Kompi Arhanud dan Kompi Zeni direncakan pada tahun 2019 mendatang.

“Saat ini kami dalam tahap perencanaan yakni koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Belu,” ujar Nurdihin.

Baca juga : Kapolres Belu Beri Piagam Penghargaan Pada Tokoh Lintas Agama dan Anggota TNI-Polri

Tujuan pembangunan Yon Komposit yakni, konsep gelar pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperhatikan perubahan paradigma pembangunan nasional yang tidak lagi bersifat jawa sentris, tetapi harus Indonesia sentris.

Lanjut Nurdihin, selain itu penempatan gelar pasukan TNI dikuatkan di titik-titik wilayah terluar dan terdepan dari NKRI, yang juga menjadi wilayah-wilayah potensial sebagai pusat pusat penggerak dan pertumbuhan ekonomi.

“Adapun beberapa pertimbangan terkait pemilihan Belu sebagai lokasi Batalyon Komposit, disamping mempertimbangkan aspek-aspek Hankam juga diharapkan menciptakan sentra ekonomi baru, mengurangi kesenjangan dan meningkatkan daya saing Kabupaten Belu itu sendiri,” papar dia.

Dikatakan, siap gelar satuan merupakan program Pemerintah Pusat. Terkait sosialisasi rencana pembangunan Yon Komposit, pihaknya akan berupaya untuk melakukan sosialisasi baik dengan Pemkab dan warga Belu.

“Kami memanfaatkan RDP di DPRD Belu tempo hari sebagai sarana sosialisasi. Kedepannya kami akan terus melaksanakan sosialisasi dengan melibatkan Pemkab Belu,” ucap Nurdihin.