Satgas Yonif 712/WT Gagalkan Penyelundupan 845 Liter Minyak Tanah di Pantai Mota’ain

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 712/Wiratama kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 845 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah di pantai Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tastim, Kabupaten Belu, Timor Barat, Jumat (14/7/2017).

Keterangan Pers yang diterima media menjelaskan, 845 liter mitan yang diduga hendak diselundupkan ke wilayah Negara Timor Leste itu digagalkan anggota Satgas Yonif Raider 712/Wt Kipur 1 pos Mota’ain PLBN, dipimpin Sertu Firman bersama anggota , Praka Kantohe dan Pratu Heru di hutan bakau pantai Mota’ain.

Penggagalan penyelundupan bbm jenis mitan di pantai yang berbatasan langsung dengan Timor Leste itu bermula saat Danki Mota’ain dan rombongan dalam perjalanan pulang kembali setelah selesai melaksanakan kegiatan ibadah di mesjid Al-Huda di Atapupu Kecamatan Kakuluk Mesak.

Dalam perjalanan Danki melihat banyak kendaraan ojek yang bermuatan jurigen yang bergerak menuju arah Mota’ain. Merasa curiga dengan kondisi tersebut, Dankipur 1 memerintahkan Sertu Firman bersama dua anggota Praka Kantohe dan Pratu Heru untuk melaksanakan patroli di sepanjang pesisir pantai Mota’ain.

Baca juga : Karantina Sosialisasi Peraturan Pelintasan Hewan di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Saat malaksanakan patroli anggota melihat beberapa warga di pesisir pantai yang sedang mengangkat jerigen-jerigen menuju ke dalam hutan bakau. Namun ketika anggota merapat ke titik hutan bakau, salah seorang anggota yang sedang mengendap memperhatikan sekelompok masyarakat yang sedang mengangkut jerigen berisi BBM.

Melihat ada reaksi dari anggota Satgas, sontak masyarakat yang mengangkut jerigen berlarian meninggalkan hutan bakau dan meninggalkan barang bukti berupa jurigen minyak tanah. Saat ditemukan sebagian jerigen minyak sudah mereka satukan dengan cara diikat di hutan bakau dan siap diangkut menggunakan kapal pada malam hari.

Barang bukti illegal yang ditemukan anggota dalam hutan bakau sebanyak 845 liter minyak tanah yang dikemas dalam 19 jerigen ukuran 35 liter dan 9 jerigen ukuran 20 liter.

Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Dansatgas Yonif Raider 712/Wt. Barang bukti tersebut langsung dibawa anggota Pos Mota’ain pukul 19.00 Wita dan telah diamankan di gudang Mako Satgas di Umanen, Atambua Selatan.