Rekrutmen Khusus Program D3 Kelas Kerja Sama PLN-Politeknik Negeri Kupang

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Atas inisiasi PLN Pusat dan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Kupang akhirnya membuat Progran D3 Kelas Kerja Sama. Tahun 2017 ini merupakan tahun ke-2 berjalannya program tersebut.

“Untuk di NTT sudah tahun kedua penyelenggaraan program D3 Kelas Kerja Sama antara PT PLN (Persero) dengan Politeknik Negeri Kupang setelah ditahun pertama tercatat ada 29 mahasiswa berstatuskan mahasiswa kerja sama di jurusan Teknik Elektro”, kata Manajer SDM PLN Wilayah NTT, Oldy boyke melalui rilis yang diterima media ini, Jumat (13/7/2017).

Menurut Oldy, jalur penerimaan kerja sama diseleksi dari awal penerimaan mahasiswa sehingga bisa dibuatkan kelas khusus yang kurikulumnya disesuaikan dengan proses bisnis PLN dan mahasiswa setelah lulus kuliah bisa langsung mengikuti Diklat Prajabatan dan menjadi pegawai tetap yang bisa langsung mempraktekkan ilmunya di PLN.

“Kami sudah melaksanakan seleksi Psikotes di tahun kedua ini yang merupakan rangkaian kedua setelah tes akademik. Peserta yang diundang atau dengan kata lain lulus tes akademik berjumlah 266 orang. Kehadiran saat Psikotes sebanyak 243 orang atau sekitar 91%. Pengumuman psikotes diproyeksikan paling cepat dua minggu dari pelaksanaan psikotes,” ujar Oldy.

Baca juga : KPU NTT Gelar Rakor Tentang PAW Anggota DPRD

Dijelaskannya, D3 Kelas Kerja Sama di Politeknik Negeri Kupang bisa melalui SBMPTN maupun ujian mandiri. Setelah mendaftar, peserta akan mengikuti serangkaian tes yang dimulai dengan Tes Akademik, kemudian Psikotes, Tes Kesehatan (yang dibagi dua yaitu Tes Fisik dan Tes Laboratorium), terakhir tes wawancara.

“Peserta yang lulus wawancara akan menandatangani kontrak sebagai mahasiswa kerjasama yang mana prestasi akademik setiap semester dipantau agar tidak kurang dari 2,75. Jika kurang dari 2,75 maka status kerjasama akan gugur dan yang bersangkutan akan menjadi mahasiswa reguler. Begitu pula peserta yang gugur sebelum kelulusan wawancara, statusnya akan menjadi mahasiswa regular,” jelas oldy.

Oldy menambahkan, di akhir masa studi, sebelum Diklat Prajabatan, mahasiswa kerja sama akan dites kesehatan sekali lagi untuk memastikan kesiapan kondisi kesehatannya.

“Harapan manajemen agar putra-putri daerah di NTT dapat mengambil peluang ini dengan baik karena program ini memberikan bukti bahwa PLN peduli pada peningkatan kualitas akademik dan menunjang proses penyerapan tenaga kerja, dengan lulus kuliah sudah diberikan tiket emas untuk masuk menjadi pegawai PLN tanpa perlu bersaing dengan puluhan ribu pelamar dengan syarat menjaga kesehatan,” tandas Oldy.