Pemkot Kupang Bekerjasama Dengan Pihak Kepolisian Akan Tertipkan Pekerja Anak

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kota Kupang berencana akan melakukan penertiban pekerja anak di Kota Kupang, khususnya anak-anak yang pekerjakan sebagai penjual koran di perempatan jalan protokol di Kota Kupang. Sesuai rencana, penertiban pekerja anak, pemerintah Kota Kupang akan bekerjasama dengan pihak Polresta Kupang Kota.

“Sebagai Walikota saya sudah berkoordinasi dengan pihak Polresta Kupang Kota, dan pelaksanaan penertiban akan dilakukan secepatnya,” Kata Walikota Kupang, Jonas Salean kepada wartawan.

Walikota mengatakan, jumlah pekerja anak di Kota Kupang sudah cukup banyak, sehingga perlu ada langkah penertiban, karena anak-anak yang bekerja, khususnya yang menjajakan koran di perempatan jalan protokol, masih sangat kecil.

Baca : Dewan Pertanyakan Keberadaan Pub dan Karaoke di Hotel Swiss Bellin

“Selain itu, penertiban itu untuk memperbaiki citra kota Kupang yang telah mendapat predikat sebagai Kota Ramah Anak. Masa predikat sudah didapat tapi masih banyak pekerja anak di Kota Kupang. Apalagi anak-anak bekerja sebagai penjual koran di perempatan jalan protokol yang merupakan jalan utama di Kota ini,” kata Jonas.

Menurutnya, dalam operasi penertiban dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian, setiap anak yang ditemukan sedang bekerja akan langsung diamankan. Setelah diamankan baru pihak kepolisian akan menghubungi keluarga maupun pihak yang menampung anak-anak tersebut untuk diberi pengertian baik agar tidak memanfaatkan anak-anak untuk kepentingan mereka.

Jonas mengaku, pekerja anak yang sering menjajakan koran di perempatan jalan, bukan anak-anak yang berdomisili di Kota Kupang. Umumnya pekerja anak itu berasal dari kabupaten Sumba, yang sengaja didatangkan oleh oknum-oknum tertentu, dan memanfaatkan mereka sebagai penjual koran.