Purnawiran TNI di Belu Ditemukan Tewas Dengan Luka Tusukan di Tubuh

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Joao Vicente (55) Purnawiran TNI-AD Kodim 1605/Belu ditemukan warga tewas di hutan Baun, Dusun Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Senin (26/6/2017) kemarin.

Jasad pria yang diketahui yang kini bekerja sebagai security pada Kantor Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Perbatasan Belu dan Timor Leste, awalnya ditemukan oleh Sepnat Tiauw warga setempat yang pergi mencari kayu bakar di hutan tersebut.

Demikian Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan melalui layanan Whats Appnya ketika dikonfirmasi NTTOnline.com, Selasa (27/6/2017) malam.

Sesuai keterangan saksi Sepnat sekitar pukul 09.00 Wita Senin 26 kemarin dirinya dari rumah menuju ke hutan dengan maksud mencari kayu bakar. Saksi menemukan kendaraan sepeda motor milik korban terparkir di tengah hutan.

Setelah selesai mencari kayu bakar, saksi yang hendak kembali ke rumah melewati lokasi masih melihat sepeda motor korban terparkir sekitar pukul 13.00 Wita. Saksi kembali untuk memastikan sepeda motor dan melihat korban telah meninggal dunia dengan lukas tusuk di bagian perut kiri hingga usus keluar.

Setelah melihat jasad korban, Sepnat berlari ke jalan umum yang tidak jauh dari TKP untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Halilulik. Ketika sedang menunggu kendaraan, muncul Ernesto da Costa anggota Polisi Polsek Tasbar yang hendak pergi ke Polsek.

Setelah menyampaikan penemuan jasad, Sepnat bersama Ernesto menuju TKP. Melihat jasad korban yang tidak bernyawa, Ernesto langsung menghubungi petugas di Polsek Halilulik dan beberapa saat kemudian pihak Polsek langsung tiba di lokasi penemuan jasad korban.

Anggota Polisi langsung bertindak melakukan olah TKP. Polisi menemukan sepeda motor korban Honda Supra X dengan nopol DH 6184 FE dan helm korban. Korban mengenakan celana panjang, baju kaos berkrak, jaket loreng. Sementara dompet, handphone dan sendal korban tidak ditemukan.

Pada tubuh korban ditemukan luka tusukan pada perut bagian kiri hingga usus keluar, dan luka tusukan di bagian dada. Selain itu juga terdapat beberapa luka tusukan di tubuh bagian belakang. Usai olah TKP pihak Kepolisian langsung mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit umum Atambua, dan barang bukti korban langsung diamankan Polisi.

Dikatakan, setelah mendapat laporan anggota Polisi langsung mengambil tindakan turun ke lokasi penemuan jenasah dan melakukan olah TKP, dan membawa jasad korban untuk dilakukan VER mayat serta mengumpulkan saksi-saksi dan melakukan pemeriksaan awal.

“Hasil olah TKP korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terdapat luka di tubuhnya diduga senjata tajam,” ujar dia.

Lanjut Yandri, dari unit 1 Pidum Sat Reskrim sudah turun bersama unit Buser untuk melakukan lidik terkait kematian korban. Pihaknya masih melakukan pendalaman kasus dengan mengambil keterangan dari dua saksi di TKP.

“Sementara masih dua saksi yang kita minta keterangan. Besok kita akan periksa lagi saksi-saksi lainnya,” akhir dia.