Kejar Pelampung, Yanto Siki Tenggelam di Laut Wini

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kupang, NTTOnlinenow.com – Yanto Siki (23) asal desa Ponu Kecamatan Biboki Anleu Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur tenggelam di laut Wini depan Polsek Insana Utara.

Siki tenggelam dan menghilang sejak sore saat berenang dengan seorang temannya. Hingga malam, pihak kepolisian setempat  bersama Tim SAR Timor Barat Atambua masih terus melakukan pencarian.

Informasi yang diterima media ini dari Kapolsek Insana Utara, Ipda Warsito, pada Minggu (25/06/2017) pukul 17.00 wita telah terjadi kasus orang tenggelam di pantai rekreasi Wini desa Humusu C Wini Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT area pantai depan Polsek Insana Utara.

Korban tenggelam, Yanto siki (23) adalah warga desa Ponu Kecamatan Biboki Anleu. Awalnya korban bersama seorang temannya, Baltasar Bestes (28) berenang di pantai depan Polsek setempat. Saat berenang pelampung (ban dalam) milik korban terbawa ombak makin jauh ke tengah laut. Korban dan seorang temannya berusaha mengambil namun tak berhasil dan korban menghilang.

“Pada Minggu pukul 17.00 wita sore tadi, korban dan saksi hendak berenang untuk mengambil ban dalam mobil yang dijadikan pelampung yang terseret arus agak jauh ke tengah laut. Korban mengikuti ombak dan arus yang deras sementara saksi sudah merasa sangat kecapean sehingga berenang menuju ke tepian. Pada saat saksi berenang ke tepi pantai saksi mendengar korban berteriak minta tolong sebanyak 1 kali tapi karena saksi merasa kelelahan, saksi melanjutkan berenang ke tepi pantai. Setelah sampai di bibir pantai saksi menoleh ke belakang untuk melihat korban tapi korban sudah menghilang. Hingga pukul 24.00 wita korban belum ditemukan namun pihak kepolisian serta Tim SAR Timor Barat Atambua beserta masyarakat desa Humusu C masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian difokuskan di pantai depan Polsek dan Pelabuhan Wini”, jelas Kapolsek Warsito yang dikonfirmasi pertelepon pada Minggu malam (25/06).

Baca : Oknum Polwan Catut Nama Pejabat Polres TTU, Peras Uang TSK Rp 41 Juta

Kapolsek Warsito mengakui sempat menemui kendala saat melakukan pencarian korban, lantaran keterbatasan peralatan dan perahu namun sudah berkoordinasi dengan Tim Sar Kupang NTT. “Pencarian kami terkendala dengan keterbatasan sarana dalam hal ini perahu dan alat penerangan. Namun pihak kami sudah langsung berkoordinasi dengan Tim Sar Kupang NTT”, sambungnya.

Kepala Basarnas NTT Ketut Gede Ardana membenarkan, Tim Rescue Pos Satgas SAR Timor Barat Atambua sudah berada di TKP dan bersama pihak kepolisian dan masyarakat desa setempat terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban.

“Tim Rescue Pos Satgas SAR Timor Barat Atambua siap mem-backup upaya penyisiran sekitar TKP. Personil Tim SAR Timor Barat Atambua sebanyak 5 orang sudah berbaur dengan pihak kepolisian dan masyarakat Wini sejak malam tadi. TIm SAR Timor Barat Atambua, tiba di lokasi kejadian dengan menggunakan 1 unit truck personil, dilengkapi perlengkapan Rubber Boad 40 PK  1 unit, peralatan selam 1 set, Alkom HF Manpack 1 buah, Life jacket 5 buah, Senter  2 buah dan Palsar pendukung lainnya”, jelas Ketut Gede Ardana.