Dua Paslon dan Empat Balon Gubernur Daftar di PAN NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Ketua Tim Tujuh DPW PAN Nusa Tenggara Timur (NTT), Cornelis Wungo menyatakan, sejak dibukanya pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur 2018, sebanyak dua pasangan calon dan empat bakal calon gubernur mendaftar ke partai tersebut.

“Kami buka pendaftaran sejak 12 Juni sampai 19 Juni 2017 (hari ini), dan sudah ada enam kandidat yang melamar, dua diantaranya sudah berpasangan sedangkan empat lainya masih belum ada pasangan,” kata Cornelis kepada wartawan di Kupang, Senin (19/6/2017).

Cornelis menyebutkan, dua bakal calon yang sudah berpasangan yaitu pasangan Esthon Foenay – Christian Rotok dan pasangan Benny Bosu – Melkianus Adoe. Sementara Ayub Titu Eki, Benny Litelnoni, Benny Kabur Harman dan Honing Sani belum memiliki pasangan wakil.

Menurut Cornelis, sesuai dengan mekanisme yang ada, Balon Gubernur yang mendaftar mestinya harus sudah berpasangan. Kendati demikian Tim Tujuh memberi toleransi bagi bakal calon yang belum berpasangan untuk segera melengkapi ketentuan itu termasuk berkas persyaratan lainnya yang belum lengkap hingga akhir batas waktu yang ditetapakan.

Baca : Ketua DPRD: Bubarkan PT Sasando

Meski begitu, kata Cornelis, andaikan sampai akhir batas waktu yang ditetapkan, Balon Gubernur masih belum mendapatkan wakilnya maka Tim Tujuh tetap merekomendasikan nama-nama tersebut ke DPW untuk selanjutnya diteruskan ke DPP. DPP nanti yang memutuskan siapa Balon Gubernur yang akan diusung oleh PAN nanti.

“Semua bakal calon yang mendaftar akan kami rekomendasikan ke DPW dan akan diteruskan ke DPP, selanjutnya berdasarkan rekomendasi tersebut kemudian DPP yang akan memutuskan siapa yang akan keluar dari PAN,” kata Cornelis.

Menyinggung soal Ketua DPW PAN NTT, Awang Notoprawiro yang disebut-sebut akan disandingkan dengan Honing Sani sebagai calon wakil gubernur, Cornelis menyatakan, akan diserahkan sepenuhnya kepada Awang untuk memutuskan.

“Keputusan itu sepenuhnya kami serahkan kepada Ketua DPW, Pak Awang sendiri. Jika beliau setuju, kami akan merekomendasikan ke DPP di Jakarta,” tandas Cornelis.