Komisi II Prihatin, Gedung Kantor Dinas Pertanian NTT Mirip Bangunan Kumuh

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) prihatin atas kondisi gedung Kantor Dinas Pertanian Provinsi NTT yang sudah rusak parah dan mirip bangunan kumuh.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Komisi II DPRD NTT, Welem Bangngu Kale pada Rapat Paripurna Laporan DPRD NTT terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi NTT TA 2016, di ruang sidang utama dewan, Rabu malam (14/6/2017).

Welem menyampaikan, atas keprihatinan itu maka Komisi II merekomendasikan kepada Pemerintah NTT agar pada tahun anggaran (TA) 2018 yang akan datang harus mengalokasikan anggaran untuk pembangunan gedung kantor Dinas Pertanian Provinsi NTT dimaksud.

“Komisi II terus memberikan apresiasi berkaitan dengan kinerja Dinas Pertanian dari waktu ke waktu yang semakin baik, dukungan SDM yang memadai menjadi modal utama dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” katanya.

Baca : Survei PDIP Tunggu Berkas Calon Kabupaten

Komisi II juga mengapresiasi pembangunan pertanian yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Provinsi NTT. Tekad pemerintah untuk menjadikan NTT sebagai provinsi jagung masih menjadi diskusi publik yang pro dan kontra berkaitan dengan produksi jagung di NTT yang menurut data Dinas Pertanian terus meningkat setiap musim panen.

“Karena itu, Dinas Pertanian perlu terus berupaya meningkatkan produksi jagung dan padi serta palawija dan hortikultura sehingga dapat meningkatkan kemandirian pangan di NTT, sekaligus menuju kedaulatan pangan yang kita harapkan bersama,” kata Welem.

Pada bagian lain, Welem menambahkan, masalah serangan hama Belalang Kembara di Kabupaten Sumba Timur yang terus mengganas serta hama/penyakit yang menyerang pohon pisang di Pulau Sumba, maka Komisi II merekomendasikan agar Dinas Pertanian segera melakukan upaya-upaya untuk mengatasi kedua jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman pangan di Pulau Sumba.