Satpol PP Belu Amankan Tiga Kendaraan Bermuatan Sapi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belu mengamankan tiga unit kendaraan yang bermuatan puluhan ternak sapi di jalur Motamaro, Desa Leontolu, Kecamatan Raihat perbatasan Belu-Malaka, Selasa (6/6/2017) malam.

Hal itu dibenarkan Sekretaris Satpol PP, Heribertu Mau Tes didampingi Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah, Yohanes Mau Asa ketika dihubungi media, Rabu (7/6/2017).

Menurut Mau Tes, tiga kendaraan truk bermuatan sapi yang diamankan ini hasil koordinasi Dinas Peternakan Belu dan Satpol PP, dimana mereka (Disnak) memperoleh informasi bahwa ada kendaraan yang membawa sapi mau keluar.

Setelah mendapat informasi dan koordinasi kami langsung mengirimkan anggota intel Pol PP turun ke lokasi untuk melacak kepastian informasi terkait pelintasan kendaraan tersebut apakah benar atau tidak. Tujuan kendaraan memuat sapi akan menuju ke Camplong.

“Saat kami turun ke lokasi jam 9 malam langsung ke Motamaro, berhasil amankan satu unit mobil carry pick up yang memuat 6 ekor sapi,” ujar dia.

Selang dua jam kemudian berhasil diamankan satu unit truk Kangen yang memuat sapi sebanyak 14 ekor diantaranya satu ekor anak kerbau dan sekitar pukul 02.00 dini hari berhasil diamankan lagi satu unit truk TM yang memuat 18 ternak sapi.

“Rata-rata sapi yang dimuat sapi produktif. Modus operanya mereka atur waktu dua dua jam melintas. Tiga kendaraan langsung kita giring bersama Dinas Peternakan ke Kantor Satpol PP,” ujar dia.

Baca : Kapolres Belu Bagi-Bagi Takjil Untuk Warga Malaka

Dikatakan, dari hasil BAP sopir tiga kendaraan tersebut memiliki kelengkapan dokumen mengangkut sapi. Mereka membeli dari wilayah Ponu dan akan dijual di pasar Camplong. Kendaraan carry futura disewa jasanya, sedangkan dua sopir truk pemilik mobil sekaligus sapi.

“Kita sudah lakukan BAP terhadap ketiga sopir. Semua dokumen pengangkutan ternak dari Desa dan Dinas lengkap. Kita tunggu instruksi lanjut dari Bupati seperti apa terkait ternak itu,” ungkap dia.
“Kita juga sudah koordinasi dengan Dinas Peternakan untuk hubungi Dinas Peternakan TTU untuk ke lokasi cari tahu pemilik ternak yang sebenarnya,” tambah Mau Tes.

Sementara Tinus salah seorang sopir truk sekaligus pemilik ternak mengaku, sapi-sapi yang diangkut dengan truk adalah milik dia dan sebagian dibelinya dari warga di wilayah Ponu. Sapi tersebut akan dijualkan di pasar Camplong.

“Semua ada dokumen lengkap dari Desa. Sapi saya beli sendiri, piara dan kemarin sore baru muat mau bawa ke Camplong untuk dijual,” tutur dia.

Disaksikan media, tiga unit kendaraan yakni truk canter TSM dengan nopol DH 8815 C, truk canter kancane DH 9287 EB warna kuning dan carry futura pick up DH 8988 C warga hitam bersama sapi yang diangkut diparkir di halaman Kantor Satpol PP Belu.