Pengelolaan Dana Desa Jangan Diadukan Dengan Kepentingan Politik

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pengelolaan keuangan Desa jangan dicampur adukan dengan kepentingan politik, karena itu akan menimbulkan keterlambatan pada proses penyerapan uang yang disalurkan ke rakyat.

Hal itu diingatkan Sekda Belu, Petrus Bere dalam pertemuan penjelasan mengenai penganggaran silpa 2017 bersama seluruh Kades dan perangkat Desa se-Kabupaten Belu di lantai I Kantor Bupati Belu, Jumat (2/6/2017).

Ditegaskan bahwa, pengelolaan keuangan Desa harus benar-benar terbuka dan transparan dalam Pemerintah Desa. Sehingga penyerapan dana tersebut tidak terlambat dan sampai ke rakyat.

“Itu uang rakyat yang harus dinikmati rakyat. Kita harapkan uang itu tetap disalurkan ke rakyat,” ungkap dia.

Baca : Terkait Dana ADD, 11 Desa di Belu Harus Jalani Proses Pemeriksaan Khusus

Menurut dia, kegiatan hari ini terkait silpa tahun lalu yang rendah penyerapannya. Ada dua silpa yakni silpa kas daerah memang daya serap desa rendah, proses mekanisme penyerapan anggaran di tingkat desa sangat rendah.

“Oleh karena itu dana desa di kas tidak sempat keluar. Ini artinya respon kita di desa terlambat,” ujar Bere.

Sementara di kas Desa, karena respon Kades sangat lambat. Saya melihat karena ada beberapa hak-hak aparat desa yang tidak sempat dibayar, saya tidak tahu kenapa uang sudah turun ke Desa tapi hak-hak aparat tidak dibayar.

“Sangat disayangkan hak-hak aparat desa tidak tersalur secara baik, atau mungkin masih tunggu pergantian, sehingga membuat proses keuangan di Desa terlambat,” tukas Bere.

Dikatakan, silpa ini menunjukan bahwa kita kurang mampu menyerap anggaran yang ada. Sementara Pak Bupati minta agar kita harus lari, artinya di tahun ini tidak ada lagi uang rakyat yang lumpuh di kas, tapi harus terserap semua di masyarakat.

“Kepala Desa yang sudah dilantik itu artinya rakyat anggap mampu mengelola seluruh program desa termasuk dana. Silpa-silpa ini jadi perhatian kedepan agar tidak tertampung lagi di kas, tetapi tersalurkan ke rakyat,” pungkas Mantan Setwan DPRD Belu itu.

Kegiatan tersebut dihadiri, Asisten I dan II Setda Belu, Kadis BPMD Belu, Kadis PPKAD Belu, Inspektur Inspektorat Belu, para Kades bersama seluruh perangkat Desa se-Kabupaten Belu.