Buron Tiga Bulan, Pemerkosa Anak Bawah Umur Dibekuk Polisi

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Berkat kejelian dan kesabaran anggota di lapangan, akhirnya Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Sumba Timur berhasil membekuk pelaku tindak persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang sempat buron selama 3 (tiga) bulan.

EHL alias E (23) diamankan oleh Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Sumba Timur yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Iptu Anggoro C. Wibowo di lokasi arena Drag Bike Luanda Lima, Sumba Timur pada Minggu (14/5/2017) sore.

Kabid Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast mengatakan, pelaku EHL alias E (23) masuk daftar pencarian orang (DPO) sesuai dengan nomor laporan Polisi : LP/015/I/2017/NTT/Res ST tanggal 13 Januari 2017 yang dilaporkan oleh orang tua korban.

Laporan tersebut seduai dengan pengakuan korban CK alias R (15) bahwa tersangka EHL telah melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap korban dalam kurun waktu 2 bulan (Desember 2016 sampai Januari 2017).

“Korban menerangkan bahwa tersangka selalu mengintimidasinya setiap melakukan perbuatan tersebut,” ujar Jules kepada NTTOnline di Kupang, Senin (15/5/2017).

Menurut Jules, atas dasar laporan tersebut pihak Polres Sumba Timur melakukan visum et repertum (VER) terhadap korban dan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi termasuk korban guna pengumpulan bukti bukti.

Baca : Pembangunan Gedung Transmart Tanpa IMB, Kabid Cipta Karya Sebut, Kantor Gubernur Juga Belum Ada IMB

Setelah mendapat bukti yang cukup, penyidik melakukan pemanggilan tehadap tersangka, namun pada hari yang telah ditentukan tersangka tidak hadir, kemudian penyidik kembali mengeluarkan surat perintah pemangilan ke 2 sekaligus surat perintah bawa tersangka pada tanggal 6 Februari 2017.

“Saat itu sempat terjadi kejar-kejaran antara penyidik dengan tersangka dengan mengunakan sepeda motor namun tersangka berhasil lolos,” ujarnya.

Jules menyebutkan, atas dasar rentetan prosedur penyidikan tesebut penyidik mengeluarkan DPO tersangka dengan nomor DPO/7/II/2017/Reskrim tanggal 29 Januari 2017. Pencarian terus dilakukan namun tersangka selalu lolos, hingga pada hari Minggu 14 Mei 2017 sekitar pkl 15.00 Wita, tim buser mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka.

Selanjutnya, anggota Tim Buser bergerak cepat mendatangi lokasi arena Drag Bike Luanda Lima sesuai informasi yang didapat. Sampai dilokasi tim langsung meringkus tersangka yang sedang duduk diatas motornya di pinggir jalan. Tersangka sempat melakukan perlawanan namun berhasil dilumpuhkan oleh aparat polisi.

“Kemudian tersangka dibawa ke Unit Penyidik PPA Satreskrim Polres Sumba Timur untuk diproses lebih lanjut,” tandas Jules.