Pengukuhan Pengurus Cabang Hakli Kabupaten Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Provinsi NTT, Micael Johan Takesan resmi melantik badan pengurus Cabang Hakli Kabupaten Belu di Hotel Nusantara II, Jumat (12/5/2017) Timor Barat perbatasan RI-Timor Leste.

Johan dalam sambutan usai pengukuhan mengatakan, peran serta kesehatan lingkungan melalui sanitarian belum nampak secara jelas dikarenakan berbagai keterbatasan pada berbagai tingkatan dan tahapan (input, proses, output serta pengambilan keputusan).

“Walaupun demikian secara bertahap Hakli telah bersepakat bangkit menggalang persatuan dan kesatuan tekad bangkit menunjukkan profesionalisme Hakli yang ada,” ujar dia

Dikatakan, pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat dan berwawasan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab Hakli semata, melainkan harus menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat dalam membangun individu, masyarakat yang sehat dan berkualitas agar mampu menggumuli hidup dan kehidupan secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Jelas Johan, disadari bahwa dalam rangka membangun kemandirian Hakli menuju profesionalisme yang mandiri sangat dibutuhkan keberdayaan sanitarian dan perangkat penyehatan lingkungan. Oleh karena dia mengajak semua pengurus cabang Hakli Kabupaten Belu untuk memperhatikan beberapa hal penting.

Hal itu diantaranya, tingkatkan kualitas ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di bidang kesehatan lingkungan pada semua elemen baik pemerintah, swasta maupun masyarakat agar mampu bersaing dalam menghadapi era globalisasi menuju masyrakat ekonomi asean (Mea).

Kembangkan sikap kebersamaan dan kekeluargaan, kreatifitas, kejujuran, inovatif, dan dinamis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kembangkan sistem jejaring informasi kesehatan lingkungan bersama para pelaku pembangunan di bidang kesehatan lingkungan di semua tataran pemerintah, swasta maupun masyarakat secara terencana, terpadu, dan sistematis.

Baca : GMIT Surati Presiden Terkait Kondisi Kebangsaan dan Proses Hukum Ahok

Meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan yang handal dan berkualitas guna bersama-sama mendukung percepatan pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat dan berwawasan lingkungan.

Kadis Kesehatan Theresia MB. Saik mengatakan, pengukuhan pengurus Hakli Belu sangat membantu Dinas Kesehatan berkaitan dengan persoalan kesehatan. Dinas tidak bisa bekerja sendiri mengatasi lingkungan, tetapi membutuhkan kerja sama dengan Hakli.

“Butuh komitmen dan kemauan. Kalau kita lihat persoalan kesehatan lingkungan mempunyai pengaruh yang besar. Dengan keberadaan Hakli pekerjaan bisa menjadi mudah,” ujar dia.

Diharapkan, kedepan para pengurus Hakli bersedia ditempatkan bertugas di mana sana. Masalah lingkungan tidak hanya di kota-kota, tapi di desa-desa yang tidak terurus dan belum terurus. Dengan begitu harus ada juga yang di tempat di tempat terpencil.

“Hari ini dengan mereka dikukuhkan, saya sudah sangat bersyukur. Sehingga dengan demikian dinas Kesehatan dibantu secara profesi. Saya minta Ketua terpilih untuk membina anggota Hakli,” ungkap dia.

Dengan berbagai profesi di kesehatan tentu Dinas kesehatan sendiri tidak cukup punya kemampuan untuk membina satu demi satu. Banyak persoalan terkait lingkungan yang banyak belum terselesaikan dan itu harus bisa dibenahi agar hidup nyaman dan sehat.

Untuk diketahui, struktur kepengurusan Cabang Hakli Kabupaten Belu yakni, Ketua Narsi Narus, Wakil Ketua Agusto Lopez Martins, Sekretaris I dan II, Bendahara I dan II, serta bidang-bidang sebanyak enam bidang.