Bupati Manggarai Berkantor di SMPN 5 Langke Rembong

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH, MH kembali berkantor didesa.
Pantauan media ini, Rabu (10/5/2017) siang, Bupati bersama rombongan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Manggarai berkantor di kelurahan Compang Carep dan kelurahan Karot, kecamatan Langke Rembong.

Di Carep, usai memberikan sambutannya, Bupati bersama OPD langsung menempatkan diri, menyebar pada posisinya masing-masing sesuai yang telah dibagikan panitia, yaitu menyebar kekampung-kampung atau dusun-dusun yang ada diwilayah itu.

Sementara Bupati sendiri sempat berkantor di SMPN 5 Langke Rembong. Disana ia diterima secara adat Manggarai, seperti Tuak Curu dan Manuk Kapu (di jemput dengan arak penjemputan dan 1 ekor ayam jantan).

Disana ia bertemu dengan pihak sekolah dan memantau langsung terkait rencana pembongkaran gedung bekas terminal lama Carep yang dibangun pada masa pemerintahan Bupati Anton B. Dagur pada belasan tahun silam yang kondisinya kian reot.

Bupati juga sempat berdialog singkat dengan para guru-guru yang ada disana.

Sejumlah permintaanpun mengalir disana. Diantaranya, mereka meminta agar penghasilan guru komite dari 300 ribu saat ini dinaikan atau ditambahkan lagi.

Kemudian penambahan 2 ruangan kelas baru. Sebab ruangan kelas yang ada saat ini hanya berjumlah 13 ruangan, semntara 19 rombongan belajar. Sedangkan total siswa-siswinya 532 orang.

Baca : Bupati Manggarai, Meminta Mengalokasikan ADD Untuk Mengentaskan Kemiskinan

Tak hanya itu, Pihak sekolah juga mengaku kekurangan jumlah guru. Karena itu mereka meminta penambahan kuota guru.

Saat ini, guru PNS 20 orang, Komite 7 orang, ditambah tata usaha 4 orang.

“Kita kekurangan jumlah guru. Kita masih butuh tambahan guru lagi,” kata Kepsek Alfonsius Nembot, S.Pd kepada waratawan usai bupati berkantor di sekolah itu.

Sebelumnya, pihak sekolah melalui jubir adatnya telah menyampaikan sejumlah permintaan yang sama itu pada prosesi penjemputan didepan pintu masuk komplek sekolah.

Pada kesempatan itu, Bupati Deno berjanji akan penuhinya selama permintaan itu bisa diatasi atau dijawab karena ini berkaitan dengan alokasi anggaran.

Dan asalkan rajin menyampaikan usulan dan usulan itu sampai ditangannya.

Sedangkan terkait rencana pembongkaran gedung bekas terminal lama Carep, Kepala Badan Keuangan, Wilhelmus Ganggut kepada wartawan mengatakan, sebelum gedung itu dirobohkan, pihaknya berencana akan melakukan proses pengalihan aset terlebih dahulu dari dinas Perhubungan menjadi aset dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) kabupaten Manggarai.

” Ini aset dinas perhubungan kabupaten Manggarai. Karena itu sebelum dibongkar kita alihkan kepemilikan asetnya dulu,” jelas Ganggut.

Rencananya dirobohkan dengan menggunakan alat berat.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*