Ketua DPRD Minta Pemerintah Siapkan Naskah Akademik Ranperda Yang Diusulkan

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pada pembukaan sidang I, yang berlangsung hari ini, Senin (8/5/2017), Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskial Loudoe meminta pemerintah Kota Kupang, harus menyiapkan naskah akademik dari lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diusulkan pemerintah, agar pembahasan lima ranperda tersebut dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan bersama pemerintah dan DPRD lewat rapat badan musyawarah (Banmus).

“Hari ini merupakan pembukaan Sidang, dan diagendakan berjalan lebih dari dua bulan, dan akan berakhir pada 19 juli 2017. Kami mengharapkan pemerintah sudah menyiapkan segala sesuatu yang menyangkut dengan ranperda yang diusulkan,” Kata Yeskial Loudoe saat membuka sidang I, DPRD Kota Kupang.

Ia mengaku, sidang kali ini hanya ada tiga agenda utama, yaitu Pembahasan Lima Ranperda, LKPJ Walikota Kupang terhadap APBD tahun 2016, sekaligus LKPJ Walikota selama lima tahun masa jabatan. Namun ketiga agenda yang akan dibahas membutuhkan waktu, apalagi menyangkut LKPJ walikota terhadap masa kepemimpinannya selama lima tahun.

Baca : Ketua DPR RI Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor di Kota Kupang

“Memang hanya ada tiga agenda utama yang akan dibahas, tetapi sangat membutuhkan waktu yang cukup lama, terutama menyangkut LKPJ. Terhadap LKPJ, DPRD akan membentuk panitia khusus untuk menelusuri LKPJ yang dijabarkan pemerintah selama tahun 2016 dan selama lima tahun masa kepemimpinan walikota Jonas Salean,” Kata Loudoe.

Pada kesempatan itu, Yeskial juga meminta kepada seluruh ASN untuk melupakan moment pilwalkot yang telah lewat. Dalam pilwalkot Kota Kupang, kata Loudoe, banyak ASN maupun tenaga honorer yang terlibat politik praktis, sehingga menyebabkan perpecahan, sehingga ada gap-gap yang memecah belah ASN. Oleh karena itu dirinya berharap semua perbedaan yang telah terjadi dalam pilwalkot, dapat dilupakan, dan dirinya mengajak semua ASN dapat bekerja sama demi suksesnya sidang I kali ini.

“Mari kita lupakan semua perbedaan selama Pilwalkot, dan kita sama-sama merajut kebersamaan demi Kota Kupang yang kita cintai bersama,” Harapnya.