Melalui Pemberitaan, RRI Kembangkan Budaya dan Tumbuhkan Rasa Nasionalisme

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepala Kantor LPP RRI Atambua, Muhammad Fauzan mengatakan, keberadaan RRI Atambua di Kabupaten Belu perbatasan Indonesia dan Timor Leste sebagai sabuk pengaman informasi yang memberikan informasi yang terpercaya bagi masyarakat Indonesia.

RRI salah satu lembaga penyiaran publik yang telah 72 tahun memberikan informasi yang akurat, terpercaya hingga luar negeri. Sebagai garis terdepan NKRI dan pelindung informasi, RRI berkomitmen kembangkan budaya daerah di sepanjang daerah perbatasan negara tetangga dan tumbuhkan rasa nasionalisme.

“Tugas RRI Atambua selain kembangkan budaya daerah juga menumbuhkan rasa nasionalisme melalui siaran perbatasan budaya melibatkan berbagai elemen. Semua insan pers punya peran tumbuhkan rasa nasionalisme di perbatasan,” ungkap Fauzan pada konferensi pers acara gebyar cinta tanah air di Kantor RRI Atambua, Kamis (4/5/2017).

Menurut dia, gebyar cinta tanah air adalah acara gerbang festival dalam rangka gelar budaya nusantara peringati Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei kemarin serta menumbuhkan rasa cinta budaya serta menjadikan Kota Atambua sebagai Kota Festival.

“Kegiatan ini kerjasama RRI Atambua dengan Direktorat LPU LPP RRI yang diselenggarakan Jumat 5 Mei besok di halaman Kantor RRI Atambua. Acara budaya lintas Kabupaten libatkan Kabupaten Belu, Malaka, TTU dan Alor,” ungkap Fauzan.

Baca : RRI Gelar Gebyar Cinta Tanah Air di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Tujuan RRI menyelenggarakan kegiatan budaya lintas nusantara yakni untuk mengajak masyarakat terutama generasi muda bangsa agar kembali mencitai adat istiadat budaya daerah kita. Selain menumbuhkan rasa nasionalisme, melalui acara budaya bisa melahirkan penari-penari yang bagus.

“Selain acara budaya, RRI juga mempunyai program konser kebangsaan yang telah dilaksanakan. Selesai kegiatan di Atambua, mungkin akan dilakukan di wilayah batas negara lainnya, tentunya semua kembali ke budget yang ada,” ujar dia.

Dituturkan, dalam acara gebyar cinta tanah air, gelar budaya lintas Kabupaten akan menampilkan berbagai aksi tarian diantaranya, tarian itu diantaranya, tarian kreasi yang ditampilkan Polwan Polres Belu. Tarian tebe dari orang muda katolik (OMK) St. Bernadus Wedomu.

Tarian tradisional panen padi dari TTU, tarian tradisonal SMAN 3 Atambua, penampilan Choir SMA Weluli yang membawakan lagu daerah. Orkes suling bambu dasa-rai SMPN 1 Lamaknen, orkes suling bambu Malaka, tarian kipas modifikasi budaya TTU-Jawa dan bintang tamu kesenian Madihin dari propinsi Banjarmasin.