Kedepan Tutor PAUD Wajib Sarjana PAUD

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikkan dan Kebudayaan Republik Indenesia (Permendikbud RI) Nomor 84 tahun 2014 tentang Pendirian Satuan Pendidikkan Anak Usia Dini (PAUD), maka kedepannya, tutor PAUD wajib hukumnya sarjana PAUD, kata Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) pada dinas Pendidikan kabupaten Manggarai, Yohanes Donbosko Mighui, kepada NTTOnlinenow.com belum lama ini di Ruteng.

Yang dimaksud tutor PAUD, jelas dia, adalah mereka-mereka yang tamat sarjana PAUD atau memiliki besik dasar lulusan sarjana PAUD.

Sedangkan guru pendamping PAUD bisa berijasah D3 atau SMA tetapi telah mengikuti pelatihan PAUD dan dibuktikan dengan sertifikat pelatihan PAUD.

Baca : Pemerintah Revitalisasi Sarana dan Prasarana Kelembagaan Pangan

Minghui juga menyebutkan terkait biaya pengelola dan tutor. Diakuinya biaya pengelola dan tutor memang masih jauh dari harapan, hanya sebesar Rp. 250 ribu per orang. Setiap lembaga diwakili 3 orang, yaitu 1 pengelola dan 2 tutor.

“Kita namakan ini uang transpor, bukan gaji, karena dari sisi kelayakannya ini sangat tidak cukup sehingga lebih baik di istilahkan biaya transpor saja,” jelas Minghui.

Walau demikian, dirinya berharap kepada para pengelola dan tutor PAUD yang ada agar tetap semangat  dalam menjalankan misi pendidikan yang ada.