Atambua Adventure Off Road Jadi Kalender Tetap

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bupati Belu, Willybrodus Lay menginginkan kegiatan Atambua adventure off road bukan saja dilakukan tahun ini, tetapi kalau bisa menjadi kalender tetap di setiap tahunnya.

“Ibu Rita dari perwakilan Kementerian tolong sampaikan ke Pak Menteri bahwa ini akan ada kelender tetap di Belu,” pinta Bupati Lay pada sambutan pelepasan 50-an peserta kegiatan adventure off road di lapangan umum Atambua, Sabtu (22/4/2017).

Dikatakan, event yang baru pertama kali dilakukan pecinta Mobil jeep Atambua di Belu ini baru star awal sudah diikuti 50-an peserta dengan promosi yang masih sangat minim. Tetapi dirinya yakin apabila dipromosi lebih besar pesertanya jauh lebih ramai.

“Terimakaih untuk peserta off road dari daratan timor juga saudara dari Timor Leste juga Kementerian Pariwisata yang telah jadikan Atambua kota Festival. Mungkin tahun depan sudah bisa mencapai target kita yakni seratus peserta Atambua adventure off road,” ujar dia.

Baca : Bupati Lay Ikut Ramaikan Atambua Adventure Off Road

Lanjut Lay, ini rangkaian acara selama setahun kita akan membuat acara-acara untuk menghidupkan Atambua menjadi kota festival dan menjadi kota tujuan wisata yang akan datang. Yakni salah satunya akan gelar event maraton 100 kilo meter melintasi alam dan beberapa desa-desa di garis batas dengan Timor Leste.

Kita juga ingin menyelenggarakan turnamen fishing di perairan Atapupu. Karena ada sejenis ikan pada saat bulan Agustus sampai November ikan-ikan berimigrasi dari daerah Flores lewat selat ombai. Informasi dari nelayan itu jenis ikannya selvis dan blumarlin yang mana ikan kelas dunia untuk fishing.

“Beberapa waktu lalu saya juga sudah ajak rekan-rekan dari Jakarta untuk coba terbang layang dan mereka katakan situasi di Kabupaten Belu cocok. Ini rangkaian acara yang kita pikirkan membuat Atambua jadi kota festival,” ujar dia.

Masih menurut Lay, di tanggal 2 Mei mendatang akan diselenggarakan kegiatan parade likurai dengan target pesertanya 3000 orang dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional di wilayah Kabupaten Belu juga lomba lukis di tembok dimana anak-anak bisa menuangkat bakat melukisnya sekaligus menarik wisatawan.