Persit KCK Kodim Belu Bantu 16 Anak Gizi Buruk di Desa Sisi Fatuberal

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Organisasi Persatuan Isteri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 1605/Belu melalui Persit KCK ranting IV Koramil 1605-03/Weluli memberikan bantuan kepada 16 anak yang teridentifikasi menderita gizi kurang maupun gizi buruk di Dusun Pomuku, Desa Sisi Fatuberal, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste, Selasa (18/4/2017).

Bantuan makanan tambahan itu disalurkan oleh donatur bekerjasama dengan Persit KCK cabang XVI Kodim 1605/Belu. Adapun bantuan tersebut berupa susu formula, telur serta berbagai macam biskuit susu diserahkan langsung Ketua Persit ranting 03 Weluli bersama ibu-ibu Persit. Dengan pemberian makanan tambahan bisa mengurangi juga memulihkan kondisi anak-anak yang gizi kurang maupun gizi buruk serta meningkatkan kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan bakti sosial Persit KCK 03 Weluli, Danramil Weluli, Dankipur Satgas Yonif Raider 712/Wiratama, Dokter Satgas, Dantonkes Satgas, Kepala Desa Sisi Fatuberal, staf Puskesmas Lamaknen Selatan, Danpos Foholulik serta masyarakat dusun Pomuku setempat.

Sebelumnya data pasien gizi buruk yang diperoleh Koramil 03 saat melakukan pemeriksaan di Dusun Pomuku tanggal 11 April lalu sebanyak 20 anak gizi kurang dan gizi buruk yang kesulitan dalam pelayanan kesehatan. Dari 20 pasien itu delapan anak teridentifikasi gizi buruk sedangkan 12 anak gizi kurang.

Baca : Persit KCK Kodim 1605/Belu Peduli Anak Panti Asuhan

Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 1605/Belu, Rini Kuntari yang dikonfirmasi pekan lalu menuturkan, penanganan masalah penderita gizi buruk merupakan salah satu program prioritas Persit KCK cabang Kodim Belu.

Peringatan HUT Persit Kartika kali ini jelas Rini, mengemban dua program yakni toleransi serta kepedulian sosial. Kaitan dengan kegiatan sosial telah dilaksanakan anjangsana ke beberapa panti asuhan dan pelayanan terhadap anak yang teridentifikasi gizi buruk di lingkungan Persit KCK Kodim Belu.

Untuk kalangan masyarakat luas sementara dilakukan pemantauan dan identifikasi masalah di beberapa lokasi khususnya di wilayah terpencil yang sulit dijangkau. Sebab sesua informasi masih ada anak-anak generasi bangsa di wilayah perbatasa yang mengalami gizi kurang maupun gizi buruk.

“Persit KCK Kodim 1605/Belu akan fokuskan perhatian untuk penanganan masalah gizi buruk dengan melibatkan komponen-komponen terkait di wilayah Belu,” ucap dia.