Sisilia Umung, Tewas Tertabrak Sepeda Motor

Bagikan Artikel ini

Ruteng, NTTOnlinenow.com – Sungguh, malang benar nasib Sisilia Umung (60) seorang warga asal kampung Pandang, desa Nao, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai.

Ia tewas seketika setelah ditabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Albertus Pangkul (18) warga asal kampung Popo, desa Popo, Kecamatan Satar Mese Utara, Minggu, 16 April 2017 sekitar pukul 10.45 Wita (Siang).

Pelaku kini masih berstatus pelajar pada salah satu Sekolah Menengah Umum (SMU) Swasta di seputaran kota Ruteng.

Demikian, Bripka Emilius Johan, Babinkamtibmas Kecamatan Satar Mese Utara, melalui pesan WathsApp miliknya, kepada NTTOnlinenow.com, Minggu, 16 April 2017 siang.

Kronologis kejadiannya yaitu, Minggu, 16 April 2017 sekitar pukul 10.45 Wita (Siang), korban usai mengikuti misa perayaan Paskah di Gereja Paroki ST. Padre Pio Langke Majok. Korban berjalan kaki dari Gereja hendak kembali kekediamannya di kampung Pandang.

Namun setibanya korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sekitar berjarak kurang lebih 200 meter dengan kediamannya, tiba-tiba dari arah belakang atau arah bersamaan motor bermerek Yamaha bernomor Polisi EB 3575 EI yang dikendarai pelaku dan berboncengan bersama temannya Lodovikus Firman (15) keduanya sama-sama warga kampung Popo tengah melaju kencang, pasalnya mereka dari Ruteng menuju kampung Popo. Namun sampai di TKP diduga hilang kendali, sehingga menabrak korban Sisilia Umung (60) pejalan kaki.

Korban ditabrak dari arah belakang tepat mengenai tubuhnya sehingga korbanpun jatuh tersungkur dan langsung tak sadarkan diri.

Baca : Putra Manggarai NTT Beri Kuliah Umum di Fisip Universitas Sawerigading

Akhibatnya, korban mengalami luka dibagian kaki kiri, pendarahan pada hidung dan tak sadarkan diri. Oleh warga setempat korban sempat dilarikan ke Puskesmas Langke Majok untuk mendapatkan pertolongan medis, namun naas ternyata nyawahnya tak terselamatkan. Sekitar pukul 12.00 wita siang itu korban meninggal dunia.

Sedangkan pelaku sendiri tak mengalami cedera apapun. Namun ia nyaris dihakimi keluarga korban. Beruntung sesaat setelah kejadian itu, aparat kepolisian, Bripka Emilius Johan, Babinkamtibmas Kecamatan Satar Mese Utara yang mendapatkan laporan warga langsung bergegas ke TKP, mengamankan pelaku bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor bermerek Yamaha bernomor Polisi EB 3575 EI.

Sesaat kemudian Unit Lakalantas Polres Manggarai langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Dari TKP polisi mengamankan pelaku bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor.

Pelaku sendiri dibawah ke Polres Manggarai untuk dimintai keterangannya dan diproses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, sehari sebelumnya, Sabtu, 15 April 2017 sekitar pukul 17.30 wita (sore) kejadian serupa pula terjadi dijalur yang sama tepatnya disebelah utara Jembatan Wae Tembong, yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari TKP yang menewaskan korban Almarhumah Sisilia Umung.

Kejadian itu antara sepeda motor Vega yang dikendarai Sebastianus Rio (28) warga asal kampung Waso kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong bersama sepeda motor Revo yang dikendarai oleh Saverinus Pantar (27) warga kampung Kole, desa Kole, Kecamatan Satar Mese Utara.

Kronologis kejadiannya yaitu, Sabtu, 15 April 2017 sekitar pukul 17.30 wita (sore) kedua pengendara masing-masing dari arah berlawanan. Sebastiuanus Rio melaju dari arah Selatan sedangkan Saverianus Pantar melaju dari arah Utara, sampai di TKP keduanya terlibat tabrakan.

Berdasarkan penuturan Sebastianus Rio, kata Bripka Emilius Johan, Babinkamtibmas Kecamatan Satar Mese Utara bahwa dirinya ketika itu tengah melaju cukup kencang. Tiba di TKP, diduga keduannya tak mampu mengendalikan sepeda motornya masing-masing sehingga keduanya terlibat tabrak atau kecelakaan.

Oleh aparat kepolisian dibantu warga ketika itu, keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Langke Majok untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun karena korban Sebastianus Rio mengalam pendarahan cukup banyak pada mulut dan hidung, maka pihak medis setempat terpaksa ia dirujuk ke BLUD RSUD dr. Ben Mboi Ruteng untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kini kasus tersebut tengah ditangani aparat kepolisian Polres Manggarai untuk diproses hokum lebih lanjut. Sedangkan barang bukti berupa 3 unit sepeda motor, baik yang menewaskan korban Sisilia Umung (60), maupun sepeda motor milik, Sebastianus Rio (28) dan Saverinus Pantar (27) telah diamankan di Polres Manggarai untuk dijadikan sebagai barang bukti.