Non Muslim Bisa Jadi Pemimpin

Bagikan Artikel ini

Jakarta, NTTOnlinenow.com – Dalam negara demokrasi, memilih pemimpin non muslim tidak menjadi masalah. Yang terpenting pemimpin tersebut membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

Demikian disampaikan Uzt.Yusuf Laman dalam tauziahnya di hadapan sekitar 600 warga Cipinang Besar Utara, Sabtu (15/4).

Menurut Yusuf Laman, Basuki dan Djarot adalah pemimpin yang telah terbukti memperjuangkan kemaslahatan warga DKI melalui program-program yang menyentuh kebutuhan dasar dan kebutuhan yang dirasakan warga DKI.

Karena itu dia menghimbau warga DKI agar tidak ragu memilih paslon 2 Basuki-Djarot dalam Pilkada Putaran kedua 19 April mendatang. “Di Indonesia diakui lima agama yg memiliki Kitab Suci masing-masing. Itu berarti tidak ada orang kafir di Indonesia. Ahok bukan orang kafir, dia orang beriman. Jangan ragu pilih paslon no. 2,” tegas Laman.

Sementara itu, Muhamad Sayuti, tokoh masyarakat Cipinang Besar Utara mengatakan, masyarakat Cipinang Besar Utara siap menjaga keamanan Pilkada dan memenangkan paslon 2 Basuki-Djarot. “Kami mendukung Basuki-Djarot karena sudah bekerja untuk rakyat. Kami tidak mau berharap pada janji-janji,” ujarnya.

Selanjutnya, Pieter Sambut Korwil Relawan Baja Bhineka Tunggal Ika Jaktim mengatakan, warga Cipinang Besar Utara telah membuat pilihan yang cerdas dengan memilih Basuki-Djarot. Pasangan petahana ini tidak saja bekerja baik untuk rakyat, tetapi sangat tegas memberantas korupsi.

Baca : Jaga Kebhinekaan, Menangkan Basuki – Djarot

“Orang tidak suka degan Basuki-Djarot bukan karena kinerjanya, tetapi karena mereka sangat memberantas korupsi untuk selamatkan uang rakyat. Beri mereka kesempatan lima tahun lagi untuk menata Jakarta, sehingga siapapun gubenur yang akan datang tidak akan mengkianati rakyat,” imbuhnya.

Selanjutnya Ketua DPC PDI-P Lembata Ferdinandus Koda, SE dan Robert Kreta Sekretaris DPC PDI-P Flores Timur hadir di tengah masyarakat Cipinang Besar Utara untuk memberi dukungan moril bagi masyarakat DKI agar memilih pemimpin yang benar-benar berjuang untuk rakyat.

“Kami hadir di sini untuk mendukung Bapak/Ibu. Kami di daerah kagum sekali dengan gaya kemimpin Basuki-Djarot. Bapa/ibu sangat beruntung memiliki pemimpin yang bekerja total untuk rakyat. Karena itu pilih Basuki-Djarot pada 19 April 2017,” ujar Ferdi Koda.

Presedium relawan #ini ADJA Frans Watu pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan relawan Bhineka Tunggal Ika yang sudah berkolaborasi mensosialisasikan pencapaian Ajok-Djarot selama putaran ke dua. Relawan #iniADJA yang senantiasa menyiapkan kendaraan sound system dan tenaga medis selalu memberikan daya tarik bagi masyarakat dengan branding kendaraan soundnya.

Kami berharap tanggal 19 April nanti semuanya berjalan damai dan tidak ada intimidasi terhadap masyarakat yang hendak memberikan hak suaranya di TPS, jika terjadi intimidasi saya harap Polisibdan TNI dapat bertindak tegas karena hal itu sudah masuk rana kriminal tegas Frans Watu yang juga Sekjen Kibar Indonesia.***