Bripka Marianus Dede Bere Muda Sekarat, Dibacok Pria Tak Waras

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Seorang warga kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, teridentifikasi bernama Nomen nekad membacok seorang angggota polisi yang bertugas di Polres TTU sebagai anggota Satintelkam. Peristiwa naas yang menimpa Bripka Marianus Dede Bere Muda ini, terjadi di salah satu Rumah Makan di dalam kota Kefamenanu.

Bripka Marianus Dede Bere Muda yang tengah istirahat makan siang bersama dua temannya sekarat lantaran diserang secara membabibuta oleh Nomen, pria yang dikenal warga sekitarnya mengalami gangguan jiwa.

Korban, Bripka Marianus Dede Bere Muda saat diserang pelaku sempat melakukan perlawanan namun aksi membabi buta pelaku justru semakin menjadi. Sejumlah meja dan kursi dalam rumah makan hancur berantakan dirusak pelaku, korban mengalami luka bacok dengan kodisi yang cukup mengenaskan pada kepala bagian belakang, lengan dan paha kanan.

Seorang saksi mata, Dinyo Nurak yang sementara berada dalam rumah makan tersebut mengatakan pelaku masuk secara tiba – tiba dan menyerang korban tanpa ampun. Setelah menyerang korban, pelaku merusak sejumlah perabot dalam rumah makan kemudian keluar merusak sebuah mobil yang tengah diparkir di depan rumah makan.

“Saya tadi duduk di sebelah sana, dari jauh saya lihat pelaku tiba-tiba dan tak disangka dia langsung memotong korban di bagian kepala menggunakan sebilah pedang. Korban yang duduk tepat di pintu bagian dalam ruamah makan, berusaha melindungi dirinya. Korban mengangkat sebuah kursi menutupi kepalanya, sambil melakukan perlawanan namun aksi pelaku makin menjadi. Akibat melindungi bagian kepalanya, tangan dan paha kanan korban terluka parah dibacok pelaku. Pelaku juga sempat merusak sejumlah perabot dalam rumah makan, beberapa kursi dan meja kaca hancur. Setelah itu pelaku langsung keluar dan menghancurkan kaca depan dan belakang sebuah mobil yang tengah diparkir di depan rumah makan”, ungkap Nurak.

Pihak Kepolisian Resort Timor Tengah Utara yang menerima laporan peristiwa tersebut langsung mendatangi TKP dan berusaha menangkap pelaku. Saling mengejar antara anggota polisi dan pelakupun terjadi, beberapa kali terdengar suara tembakan peringatan dalam aksi kejar – kejaran tersebut.

Pelaku sempat melakukan perlawanan dengan melempar pedang yang dipegangnya ke arah anggota polisi, namun anggota polisi lainnya berhasil menembakkan sebutir timah panas pada kaki pelaku. Akibat terkena timah panas, pelaku yang juga sempat diserang massa ini tak sadarkan diri dan segera dilarikan ke rumah sakit setempat untuk dirawat.

Kapolres Timor Tengah Utara, AKP Rishian Krisna Budhiaswanto yang ditemui di depan UGD RSUD Kefamenanu membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut Kapolres Rishian, anggotanya diserang secara tiba – tiba oleh oknum pelaku yang diduga mengalami depresi berat.

“Kami mendapat laporan dari warga dan langsung mendatangi TKP, pelaku yang mengalami depresi berat itu telah menyerang anggota kami yang sementara berada di salah satu rumah makan bersama temannya. Saat itu anggota kami berusaha melindungi diri dengan menggunakan sebuah kursi menutup bagian atas kepalanya, sehingga mengalami luka serius di bagian tangan dan paha kanan akibat terkena bacokan sebilah pedang panjang”, terang Kapolres Rishian.

Kapolres Rishian juga menjelaskan, dalam kasus ini pihak penyidik Polres TTU telah memeriksa tiga orang saksi dan menyita sebilah pedang yang dipakai pelaku menyerang korban. “Sementara sudah tiga saksi yang diperiksa yakni dua orang teman yang sementara bersama korban saat itu dan pemilik mobil yang dirusak pelaku. Adapun barang bukti yang kami sita berupa sebuah pedang panjang yang dipakai pelaku membacok korban”, tambahnya.

Sesuai pantauan media ini, sejumlah barang bukti lain seperti panah dan belati milik pelaku masih berserakan di TKP dekat tempat dimana korban duduk saat diserang. Dan hingga kini korban dan pelaku sama – sama berada di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, guna mendapat perawatan intensif.