Viktor Laiskodat Beri Penghormatan Terakhir ke Jenazah Andrew Masemana

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Anggota DPR RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Andrew Masemana, konduktor sekaligus angota Paduan Suara (PS) Mazmur Choral.

Viktor Laiskodat yang mengenakan baju kemeja berwarna putih, bersama rombongan tiba di rumah duka di Jalan WZ.Johannes, Kelurahan Oetete, Kota Kupang sekitar pukul 14.30 Wita, Rabu (5/4/2017).

Di depan peti mati dan jenazah pria multitalenta itu, Viktor Laiskodat di dampingi mantan anggota DPD RI, Sarah Leri Mboeik memberikan penghormatan melalui lantunan doa. Keduanya lalu menghampiri keluarga untuk menyampaikan duka cita. Sesudah itu, politisi Partai NasDem itu pamit kemudian meninggalkan tenda duka cita.

Menurut informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, Viktor Laiskodat merupakan pembina dari Paduan Suara Mazmur Choral yang dikenal luas di kota asalnya Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) atas sejumlah prestasi yang ditorehkan baik nasional maupun di dunia internasional.

Salah satu prestasi gemilang yang melambungkan nama PS Mazmur Choral bersama almarhum Andre Masemana, yaitu meraih hasil spektakuler dalam World Choir Games 2014 yang digelar di Latvia, Eropa Utara pada 9-19 Juli 2014 lalu. Mazmur Choral berhasil menyelamatkan Indonesia setelah menjadi satu-satunya paduan suara yang meraih gelar the champions.

Baca : Mazmur Chorale Berduka, Konduktor Andrew Masemana Tutup Usia

Atas prestasi itu, Mazmur Choral kemudian didaulat untuk tampil dalam acara penutupan yang digelar Sabtu (19/7/2014) malam. Mazmur Choral merebut medali emas untuk kategori gospel. Musik gospel adalah sebuah genre musik yang dicirikan oleh vokal yang dominan.

Andre Masemana dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (4/4/2017) sekitar pukul 03.45 Wita, di Rumah Sakit Prof. W.Z. Johannes Kupang. Almarhum sempat dirawat beberapa hari sebelumnya karena mengeluhkan sakit.

“Tiga bulan terakhir ini kondisi Andrew menurun, sempat beberapa kali dirawat di rumah maupun di rumah sakit. Belum lama ini juga sempat menjalani operasi amandel. Menurut dokter, beliu mengalami komplikasi, gagal ginjal dan juga kelenjar getah bening,” kata seorang kerabat almarhum, di tempat duka, saat ibadah pemakaman, Rabu (5/4).

Ibadah pemakaman dilakukan pada pukul 12.00 Wita, dipimpin Pdt.Norman Nenohai dari Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Jemaat Kefas, Oetete Kota Kupang. Pada kesempatan itu, sejumlah paduan suara maupun solois binaan almarhum, diberikan kesempatan mengisi puji-pujian dalam liturgi ibadah pemakaman itu.

Usai ibadah pemakaman, janazah dimasukkan ke dalam ambulans untuk dibawa menuju kuburan yang sudah disediakan yakni di Jalan Salak, Kelurahan Sikumana Kupang. Ratusan orang kerabat, keluarga, sahabat dan kenalan mengantarkan jenazah almarhum dibawah rinai gerimis dan derai air mata menuju liang lahat tempat peristirahatan terakhir Andrew Masemana.