Anggota TNI di Perbatasan Belu-Timor Leste Tes Urine

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Puluhan anggota Tentara Nasional (TNI) yang bertugas di wilayah Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan Indonesia dan Timor Leste melakukan uji sampel (tes urine) di Makodim 1605/Belu, Selasa (4/4/2017).

Kegiatan yang diselenggarakan Kodim 1605/Belu kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belu diikuti sebanyak 31 anggota TNI/PSN dari satuan Kodim 1605/Belu, anggota Sub Danpom Atambua, Yonif Raider Sus 744/SYB dan staf Rumah Sakit Bantuan TNI Atambua.

Dandim 1605/Belu, Letkol Czi Nurdihin Adi Nugroho mengatakan, kegiatan uji sampel yang dilaksanakan untuk memerangi bahaya narkoba di wilayah perbatasan Belu dengan Timor Leste. Selain itu juga untuk memicu agar terbebas dari ancaman narkoba.

“Prajurit TNI di Kodim Belu harus membuktikan diri bebas dari narkoba sebelum turun ke masyarakat untuk beritahu upaya pemberantasan narkoba kepada orang lain. Ini bentuk TNI memerangi narkoba karena barang setan itu musuh masyarakat,” ujar dia.

Baca : Perangi Narkoba, Kodim 1605/Belu Akan Gelar Tes Urine

Jelas Nugroho, uji petik hari ini merupakan gong awal. Kedepan Kodim Belu akan melakukan uji sampel secara acak kerjasama dengan instansi-intansi lain. Hal itu dikarenakan wilayah Belu yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste rawan peredaran narkoba yang mengancam warga terutama generasi muda bangsa Indonesia.

“Perlu diketahui, saat ini kebanyakan TNI adalah korban (pengguna narkoba). Namun kaitan dengan pelanggaran maka akan tetap mendapat sanksi hukuman yang berdampak pada pemecatan sesuai dengan penekanan dari panglima TNI. Kita akan terus kerjasama dengan BNNK Belu uji sampel memerangi narkoba di daerah Belu,” tandas Nugroho.

Kepala BNNK Belu, Ferdinandus Lau Bone menuturkan, uji sampel terhadap anggota TNI untuk mencari tahu apakah ada yang menggunakan narkoba atau tidak. Juga untuk mengetahui apakah ada yang terindikasi pengguna dan itu akan terlihat jelas di tes urinenya.

“Tes urine ini untuk memerangi barang haram tersebut. Sebelumnya kita sudah lakukan tes urine di beberapa tempat hiburan juga di Lapas. Terkait beberapa kasus narkoba di Belu, kita akan sampaikan ke pimpinan supaya mereka pengguna dan pengedar dijadikan duta narkoba,” ujar Bone.