Polisi Tahan Empat Orang Terkait Kasus Judi Bola Guling

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepolisian menetapkan empat dari 11 orang yang diamankan terkait kasus judi bola guling sebagai tersangka. Keempatnya yakni pemilik rumah berinisial YTB, dua bandar bola guling berinisial IA, YYB dan GN penjaga layar meja.

“Kita tahan yang punya rumah dengan dua bandar dan penjaga layar bola guling, jadi empat orang,” ungkap Wakapolres Belu, Kompol Okto Wadu Ede.

Sedangkan tujuh orang lainnya jelas Okto, tidak ditahan namun dikenakan wajib lapor karena mereka hanya sebagai pemain. Penahanan keempatnya sudah diberlakukan hari ini karena sudah 1×24 jam.

“Surat penangkapan dan penahannya sudah. Jadi tinggal media melakukan kontrol saja,” ujar dia kepada media, Rabu (29/3/2017) di Mapolres Belu.

Baca : Wakapolres Belu Gerebek Judi Bola Guling di Toko Baja Mas

Lanjut Okto, selain judi bola guling pihaknya juga akan melakukan penertiban terhadap praktik judi lain seperti kupon putih dan jenis judi lainnya yang makin marak di wilayah Belu termasuk Malaka.

“Kita harap kalau ada masyarakat ada masukan silakan laporkan ke kita. Kalau bisa masyarakat hindari perjudian, karena itu penyakit yang kelak menyusahkan diri sendiri,” himbau Okto.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tempat praktik judi bola guling di rumah milik YTB, jalan Vetor Lidak, pasar baru, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu digerebek tim Polres Belu, Selasa (28/3/2017) sekitar pukul 18.00 Wita. Penggerebekan judi bola guling di toko Baja Mas dipimpin langsung Wakapolres Belu, Kompol Oktovianus Wadu Ere bersama empat orang anggotanya berdasarkan informasi yang diperoleh.

Dalam operasi tersebut berhasil diamankan 11 orang diantaranya dua orang bandar dan satu penjaga layar dan tujuh orang pemain termasuk pemilik rumah. Selain itu juga Polisi berhasil mengamankan uang tunai judi senilai Rp 79.117.000 serta barang bukti lainnya satu buah meja dan layar bola guling, lima buah bola guling, satu waterpas, tiga ganjalan meja dan dua tas.