Pemkot Upayakan Tingkatkan PAD Hingga 2022

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kota Kupang masih butuh banyak pembenahan terutama masalah infrastruktur jalan dan sarana-sarana kepentingan umum lainnya. Namun untuk pembenahan sekaligus sangat tidak mungkin karena keterbatasan anggaran. Selain itu ketergantungan pemerintah Kota Kupang kepada pemerintah pusat masih sangat tinggi, bahkan bisa dikatakan 85 persen pemkot Kupang masih tergantung pada pemerintah Pusat. Untuk itu pemerintah akan mecoba meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk mempercepat pembangunan di Kota Kupang.

Demikian dikatakan Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man, dalam sambutannya saat membuka kegiatan Musrembang Kota Kupang, yang berlangsung hari ini, Rabu (29/3/2017).

Baca : PAD Kota Kupang Lampaui Target

Dikatakan, sejak tahun 2013 lalu pemerintah Kota Kupang terus berupaya menaikan penerimaan daerah lewat PAD, yang angka kenaikan cukup besar. Dan hingga kini pendapatan asli daerah sudah mencapai Rp.156 Miliar. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi ketika peralihan pimpinan ditahun 2012 yang hanya sebesar Rp.50 miliar.

Menurutnya, untuk mempercepat pembangunan di Kota Kupang, selaku wakil walikota yang baru saja terpilih untuk kali kedua bersama Jefri Riwu Kore, dirinya bertekad untuk menaikan PAD selama lima tahun kedepan.

Untuk tahun 2018 mendatang, kata Hermanus, pemerintah telah menargetkan estimasi pendapatan PAD sebesar Rp.176 miliar. Dari jumlah itu akan terus diupayakan hingga tahun 2022 sudah menembus angka Rp.237 miliar. Dengan tambahan dana dari PAD, yang senantiasa diupayakan bertambah setiap tahunnya, maka pemerintah Kota Kupang bisa memanfaatkannya untuk pembangunan infrastruktur jalan maupun untuk program-program yang berpihak kepada rakyat.