Mulai 1 April, PDIP Buka Pendaftaran Calon Bupati

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Mengawali proses pelaksanaan pilkada serentak 2018 di 10 kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT), PDI Perjuangan membuka pendaftaran calon, baik dalam bentuk pasangan maupun perseorangan pada tanggal 1 sampai 15 April 2017. Pendaftaran itu terbuka untuk umum, termasuk non kader yang ingin menjadikan PDI Perjuangan sebagai kendaraan politiknya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan NTT, Yunus Takadewa sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Rabu (29/3/2017).

Yunus menyebutkan, 10 kabupaten yang akan menyelenggarakan pilkada serentak dimaksud yakni Kabupaten Manggarai Timur, Nagekeo, Ende, Sikka, Alor, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Kupang, Timor Tengah Selatan, dan Rote Ndao.

Tahap pendaftaran pada 1 sampai 15 April itu berlaku untuk sembilan kabupaten. Sedangkan untuk Kabupaten Sumba Tengah, ada kebijakan khusus karena banyak calon yang minat menjadikan PDI Perjuangan sebagai kendaraan politik. Sehingga khusus untuk Sumba Tengah pendaftaran sudah dilaksanakan pada 9 sampai 16 Maret 2017.

Baca : PDIP NTT Survei Usung Paslon Pilkada 2018

“Sampai sekarang yang sudah daftar di Sumba Tengah, ada enam pasangan calon dan dua orang daftar sebagai bakal calon bupati tanpa ada pasangan bakal calon wakil. Pendaftaran itu dilakukan di sembilan Dewan Pimpinan Cabang,” katanya.

Dia mengubgkapkan, walau telah ditetapkan batas akhir pendaftaran pada 15 April, tetapi bisa diperpanjang karena bertepatan dengan pekan suci Hari Raya Paskah bagi umat Kristiani. Namun untuk sementara tetap berpatokan pada jadwal yang telah dikeluarkan. Setelah tahapan pendaftaran, masing-masing DPC melakukan verifikasi, analisis dan kajian untuk diserahkan ke DPD. Salah satunya berkaitan dengan peta dukungan para calon.

“Sehingga proses selanjutnya hingga penetapan pasangan calon yang diusung, keputusan yang diambil lebih objektif. Kita juga lakukan survei terhadap semua bakal calon yang telah mendaftar. Diprediksikan survei akan berlangsung pada akhir April,” ujarnya.

Yunus menambahkan, PDI Perjuangan tidak memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon di 10 kabupaten penyelenggara pilkada tersebut, sehingga harus berkoalisi. Untuk membangun koalisi partai, selain dijajaki oleh masing-masing kandidat dan partai pun akan melakukan penjajakan koalisi.