Ekonomi NTT 2017 Diproyeksi Tumbuh 5,30 Persen

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan masih tumbuh moderat. Proyeksi Bank Indonesia NTT (BI NTT), ekonomi diperkirakan tumbuh sebesar 5,30 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur, Naek Tigor Sinaga sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Kamis (23/3/2017).

Menurut Tigor, pertumbuhan ekonomi diperkirakan tumbuh sebesar 5,30 persen tersebut terutama didorong oleh peningkatan produksi pertanian, listrik, konstruksi, akomodasi dan komunikasi.

Sedangkan untuk inflasi, diperkirakan mengalami peningkatan terutama disebabkan oleh adanya kenaikan administered price (listrik, cukai rokok dan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Baca : Bank Indonesia Sosialisasi Uang Rupiah Baru di Perbatasan Belu-Timor Leste

“Untuk inflasi ini kita perkirakan mengalami kenaikan seiring dengan adanya kenaikan administered price, sedangkan untuk kredit diperkirakan masih akan melambat,” katanya.

Tigor mengatakan, kredit diperkirakan masih tumbuh melambat karena dipengaruhi oleh masih rendahnya penyerapan dana dari masyarakat. “Perkembangan kredit di tahun 2016 sebesar 4,92 persen dan untuk tahun 2017 ini diperkirakan bertumbuh 5-8 persen,” ujarnya.

Dia menambahkan, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2016 sebesar 5,18 persen, tahun 2017 diproyeksikan tumbuh sebesar 5,30 persen. “Sedangkan untuk inflasi di tahun 2016 sebesar 2,48 persen dan diprediksikan di tahun 2017 tumbuh sebesar 5,12 persen,” tandasnya.