Frans Sarong, Pinang Yohanes Nahas Untuk Pilkada Matim

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Frans Sarong mantan wartawan Kompas asal kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) resmi melamar Ketua DPD Golkar Matim, Yohanes Nahas untuk menjadi bakal calon Wakil Bupati Matim berpasangan dengannya pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Matim 2018 mendatang.

Acara peminangan itu dilakukan dikediaman Yohanes Nahas di Mano, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur. Dan disaksikan oleh ratusan perwakilan tokoh masyarakat dari 9 (Sembilan) kecamatan di Matim dan tua adat setempat.

Kepada Wartawan, Nahas mengaku jika dirinya telah menerima lamaran itu. “Pinangan ini sudah resmi dan final,” ujarnya.

Pasangan ini diberi akronim, SarnNas (Sarong-Nahas).

Menurutnya, Golkar sudah pasti mendukungnya. “Dari DPD 1 kami justeru sudah diminta untuk melakukan sosialisasi,” kata Nahas.

Partai Golkar Matim saat ini baru memiliki 3 kursi di dewan. “Tugas kami sekarang adalah mencari tambahan 3 kursi lagi,” ungkapnya.

Terkait ketiga kursi tambahan itu, dirinya enggan memberitahukannya. Ia hanya mengatakan itu sangat tergantung pada Pak Medah.

Sedangkan soal komunikasi kesemua Partai politik itu tergantung Frans Sarong, lanjutnya. Beberapa alasan dirinya menerima pinangan Frans Sarong, diantaranya karena kapasitas pribadinya yang teruji dan relasinya yang cukup luas.

“Dia sangat mampu menjadi pemimpin. Relasinya seorang wartawan itukan dengan para elit. Jadi kepentingan wilayah inikan harus banyak memiliki relasi,” terangnya.

Sebab dalam rangka kepentingan wilayah, seorang Bupati, kata Nahas, harus memiliki banyak relasi.

Frans Sarong, kata dia, sebagai mantan wartawan, apalagi 30 tahun sebagai wartawan kompas, tentunya sangat teliti dalam memberitakan sesuatu dan banyak memahami berbagai persoalan.

Dirinya optimis bisa memenangkan Pimilukada Matim 2018 mendatang “Saya optimis bisa memenangkan pilkada nanti Matim nanti,” tutupnya.