Pelantikan Kepala Daerah Hasil Pilkada Februari Dijadwalkan 17 Desember

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pilkada serentak 15 Februari termasuk tiga daerah di NTT yakni Kota Kupang, Kabupaten Lembata dan Flores Timur dijadwalkan akan berlangsung serentak pada 17 Desember 2017 mendatang.

Kepala Biro Pemerintahan Setda NTT, Elias Hali Lanan kepada wartawan di Kupang, Kamis (16/3/2017) menyampaikan, memang ada informasi bahwa pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daeah hasil pilkada serentak pada 15 Februari 2017 dilaksanakan serentak pada Desember mendatang. Namun hingga saat ini pihaknya belum mendapat petunjuk teknis (Juknis) terkait usulan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala terpilih hasil pilkada serentak 15 Februari lalu.

“Untuk sementara kami masih berpedoman pada akhir masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Kupang yang jatuh pada 1 Agustus 2017 dan masa tugas penjabat bupati Flores Timur dan Lembata,” ungkapnya.

Hali Lanan menyampaikan, pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih hasil pilkada serentak Februari lalu, tentunya tetap mengikuti perkembangan gugatan di Mahkama Konstitusi (MK). Walau tiga daerah d NTT tidak menggugat ke MK, tapi tetap melihat perkembangan secara nasional.

“Kita tetap siapkan semua persyaratan terkait usulan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, sambil menunggu adanya juknis yang dikeluarkan pemerintah pusat,” papar Hali Lanan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menjelaskan, pilkada serentak yang digelar pada 15 Februari lalu berlangsung di 101 daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk tiga daerah di NTT. Harus diakui, masih ada hal yang belum sempurna, khususnya berkaitan dengan penggunaan hak pilih masyarakat. Ini yang menjadi evaluasi KPU sebagai penyelenggara pemilu dan Kemendagri dalam kerangka persiapan pelaksanaan pemilu legsialtif dan pemilu presiden 2019.

Baca : Ombudsman NTT Terima 13 Pengaduan Terkait Pungli

“Walau masih ada kekurangan, tapi secara prinsip penyelenggaraan pilkada di semua daerah itu berlangsung aman dan tertib,” kata Tjahjo.

Tentang waktu pelantikan kepala daerah dan wakil kepala terpilih hasil pilkada serentak 15 Februari lalu, Tjahjo tidak memberi jawaban pasti. Karena saat ini sekitar 35 tim pasangan calon mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dari jumlah tersebut, MK sedang melakukan klarifikasi detail, apakah gugata itu memenuhi syarat atau tidak. Selain itu, ada pasangan calon yang mengajukan agar digelar ulang pelaksanaan pemungutan suara.

“Kami akan menunggu seperti apa penyelesaian sengketa pilkada yang diajukan, karena menjadi tanggung jawab KPU. Mudah- mudahan, pelantikan pasangan calon kepala daerah terpilih dilaksanakan secara serentak,” ungkap Tjahjo.

Informasi yag dihimpun dari berbagai sumber, pelantikan akan dilaksanakan secara serentak dengan merujuk pada masa jabatan paling akhir kepala daerah dan wakil kepala daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak pada Februari dimaksud.

Dari 101 daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak pada Februari 2017, kepala daerah yang masa jabatan paling akhir adalah Bupati dan Wakil Bupati Brebes, Jawa Tengah yang berakhir pada 4 Desember 2017. Sehingga pelantikan disesuaikan dengan akhir masa jabatan bupati Brebes.

Pelantikan gubernur dan wakil gubernur dari tujuh provinsi akan dipusatkan di Jakarta. Sedangkan 94 kabupaten/kota termasuk tiga daerah di NTT yakni Wali Kota Kupang, Bupati Lembata dan Bupati Flores Timur dilaksanakan di masing- masing provinsi. Hari pelantikan dilaksanakan serentak yakni pada 17 Desember 2017.