Partai Berkarya Yakin Lolos Verifikasi Faktual

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Partai Berkarya yang telah disahkan Kemenkum HAM beberapa waktu lalu memiliki optimis yang tinggi bisa lolos verifikasi faktual yang merupakan domain dari KPU untuk bisa diikutkan sebagai peserta pemilu legislatif 2019. Bahkan telah bertekad menjadi pemenang ketiga pada pesta demokrasi 2019 dimaksud.

Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Neneng Astuti menjelaskan, partai ini telah terbentuk di 33 provinsi dan 500-an kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Pembentukannya tidak mengalami kesulitan, karena ketertarikan terhadap figur Tomy Soeharto yang menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi dan Ketua Dewan Pembina.

Langkah selanjutnya adalah, jajaran partai di tingkat provinsi dan kabupaten/kota mempersiapkan semua aspek sebagaimana dipersyarakatkan dalam verifikasi faktual dan administrasi sehingga lolos sebagai peserta pemilu 2019.

“Kegiatan Rapimwil ini mau menunjukkan bahwa Partai Berkarya di NTT sangat mampu selesaikan aturan KPPU terutama dalam aspek verifikasi faktual sehingga bisa menjadi peserta pemilu 2019,” kata Neneng di sela-sela Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) I Partai Berkarya Provinsi NTT di Kupang, Rabu (8/3/2017).

Menjawab tentang pemenuhan minimal kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan di semua tingkatan, Neneng menyatakan, tidak mengalami kesulitan. Bahkan jumlah kader perempuan yang masuk menjadi anggota partai mencapai 70 persen. Dengan demikian, sudah pasti tidak mengalami kesulitan dalam penyusunan komposisi kepengurusan di setiap tingkatan.

“Kami tidak kesulitann kader perempuan karena ada begitu banyak penggemar yang ingin bergabung di partai ini,” tandas Neneng.

Neneng menyampaikan, Partai Berkarya memiliki komitmen kuat ingin membangun kejayaan Indonesia agar bisa swasembada pangan seperti era Presiden Soeharto. Komitmen ini tentunya hanya bisa dicapai melalui orang- orang yang benar- benar memahami karakter Soeharto di bidang pertanian. Sebagai salah seorang putera Sorharto, tentunya figur Tomy menjadi solusi dalam menjawabi kebutuhan pangan nasional.

Baca : Direktur RSUD WZ Johannes Diminta Tegas Sikapi Dugaan Malapraktik

“Kehadiran partai ini, tidak hanya meramaikan kancah politik demokrasi Indonesia, tapi ingin berkarya demi kejayaan Indonesia sama seperti zaman Presiden Soeharto,” tegas Neneng.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya NTT, Tony Kaunang yang didampingi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Hermenegildus Jawa menjelaskan, struktur partai di NTT sudah dibentuk di 20 kabupaten, minus Kabupaten Ngada dan Nagekeo. Sedangkan tingkat kecamatan atau Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sudah dibentuk di 208 dari 306 kecamatan di NTT.

Untuk kabupaten dan kecamatan yang belum ada, lanjut dia, diupayakan dalam waktu dekat sudah bisa terbentuk. Sehingga kegiatan verifikasi faktual yang akan dilaksanakan KPU, tidak mengalami kendala dan partai ini bisa menjadi peserta pemilu 2019.

Tony menambahkan, untuk kepentingan pencalegan nanti, tidak hanya mengakomodasi kader partai. Akan dilakukan seleksi secara terbuka sehingga daftar nama caleg yang akan bertarung tersebut bisa bersaing di lapangan. Dengan demikian, partai bisa menempatkan kadernya di lembaga dewan.

“Target kita, tiap kabupaten dan kota termasuk provinsi ada kader partai yang lolos. Prinsip kerja yang dibangun adalah mendahulukan kepentingan rakyat, baru partai dan terakhir kepentingan figur,” papar Tony.