Pemkot Akan Tempuh Langkah Terbaik Tanggulangi Gizi Buruk

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Menyusul banyaknya kasus Gizi Buruk yang terjadi di Kota Kupang sejak tahun 2016 dan tahun 2017, Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man mengaku pemerintah Kota Kupang telah memikirkan langkah terbaik untuk menanggulangi gizi buruk.

Salah satu upaya adalah dengan pemberian raskin plus, sebagaimana yang dikampanyekan Paket Firmanmu selama masa kampanye. “Saya sudah memikirkan masalah ini, makanya kita gaungkan raskin plus untuk menekan angka gizi buruk. Kita rancang program ini bukan asal enak mulut. Di kampanye kita tidak mau omong terlalu banyak, sekarang terjawab apa tujuan dari program ini,” Kata Hermanus Kepada wartawan di Kupang.

Herman mengaku, pemberian Raskin secara Gratis sudah dilakukan selama ini. Dan Pemberian raskin gratis, akan terus berjalan. Sejalan dengan pemberian raskin gratis, juga akan dilakukan pendeteksian gizi buruk. Cara mendeteksinya pun gampang dan tidak perlu ada berbagai survei.

Baca : Pengadaan Mobil Tangki Atasi Krisis Air, Dalam Proses

“Metode pendeteksiannya melalui posyandu. Nanti posyandu akan beri laporan berapa anak yang gizi buruk. Jumlahnya di masing-masing posyandu pasti tidak banyak,” jelasnya.

Herman yakin, persoalan gizi buruk banyak terjadi pada kelompok-kelompok rentan yang berpenghasilan rendah. Kelompok-kelompok ini harus diprioritaskan sebagai rumah tangga sasaran penerima bantuan seperti raskin. Dengan demikian, apabila dalam rumah tangga sasaran terdapat balita yang kurang gizi, maka pemerintah harus menganggarkan pemberian raskin plus. Sehingga selain mendapatkan raskin (beras), rumah tangga sasaran juga mendapatkan bantuan susu, telur, minyak goreng dan lain sebagainya untuk mendukung perbaikan gizi balita.

“Ini yang maksudkan dengan raskin plus. Kalua ada penerima raskin yang memiliki balita gizi buruk, kita harus beri bantuan tambahan untuk perbaikan gizi,” Pungkas Hermanusman