Pengusaha Australia Bantu Club Cricket NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pengusaha asal Australia, Bruce Christie memberikan bantuan berupa peralatan olahraga cricket kepada Club Cricket NTT. Bantuan ini guna mengembangkan potensi olahraga tersebut di NTT.

Manager Putra Cricket Club (CC) NTT, Erasmus Jogo menyampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Senin (6/3/2017).

Erasmus menyebutkan, bantuan peralatan cricket dari Bruce Christie antara lain, pet, helm, bat, glof, sepatu, stam, bola, baju kaos, kone, dan stiker tim nasional cricket Australia pada final cricket 2003. Bantuan yang diberikan ini merupakan yang kedua untuk Club Cricket NTT. Bahkan Bruce berjanji akan terus memberi bantuan untuk pengembangan cricket di NTT.

“Bruce sangat komitmen kembangkan olahraga cricket di NTT karena beliau pernah merintis olahraga ini ketika bertugas sebagai dokter hewan di Laboratorium Peternakan NTT beberapa tahun lalu,” kata Erasmus.

Dia menyampaikan, walau memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan olahraga criket di NTT, tapi Bruce berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/ kota. Sehingga olahraga ini bisa tumbuh dan berkembang serta melahirkan atlet- atlet berbakat cricket di provinsi kepulauan ini.

Erasmus menyebutkan, jumlah atlet cricket yang berada dalam naungan Club Cricket NTT sebanyak 29 orang yang terdiri dari 15 orang puteri dan 14 orang putera. Potensi yang dimiliki para atlet ini cukup bagus, bahkan bisa mengukir prestasi di tingkat nasional. Buktinya, pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Bandung, Jawa Barat, tim cricket NTT berhasil keluar sebaga juara tiga. Prestasi yang diraih ini harus didukung oleh pemerintah daerah sehingga mereka lebih berprestasi lagi pada ivent nasional bahkan internasional.

Baca : 110 Kelompok Tani Kecamatan Kupang Timur Tidak Mau Pupuk Kaltim Ganti Pengecer

Dia menyatakan, agenda kerja Club Cricket NTT yang telah direncanakan adalah mengembangkan olahraga ini di semua kabupaten/kota di NTT. Persiapan untuk mengikuti pertandingan Kartini Cup di Bali pada April 2017 mendatang. Juga persiapan mengikuti pertandingan di Australia pada September 2017 atau Maret 2018. Dimana saat itu merupakan musim pertandingan cricket di Australia.

“Fokus pengembangan olahraga cricket adalah lembaga pendidikan, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai perguruan tinggi,” terang Erasmus.

Sementara itu, Pelatih Cricket Nasional, Zackaria Awang mengatakan, dirinya ditugaskan untuk membantu pengembangan olahraga cricket di NTT. Sebelum hijrah ke nasional hingga menjadi pelatih, dirinya adalah atlet cricket NTT ketika Bruce Christie menghadirkan olahraga ini di Kupang ketika bertugas sebagai dokter hewan di laboratorium peternakan provinsi NTT. Namun setelah Bruce kembali ke Australia, olahraga ini pun redup dan menghilang.

Zackaria menjelaskan, dalam rangka mewujudkan tugas yang dipercayakan tersebut, dirinya siap mengembangkan olahraga ini di semua kabupaten/kota di NTT. Namun pengenalan dilakukan melalui club yang akan dibentuk di semua daerah dimaksud. Saat ini pihaknya telah melakukan sosialisasi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Alor, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan (TTS), dan Rote Ndao. Fokus bidikan atlet adalah para siswa SD sampai SMA/SMK.

“Kita berharap, dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan, bisa mendapatkan anak- anak yang berbakat di bidang olahraga cricket. Anak- anak tersebut akan dilatih secara profesional. Kita yakin, anak- anak NTT bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tegas Zackaria.