Pemerintah NTT Target Kirim 65 Ribu Ekor Sapi Keluar Daerah

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pada tahun 2017 ini akan mengirimkan sebanyak 65 ribu ekor sapi keluar daerah sesuai permintaan.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dani Suhadi menyampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Selasa (28/2/2017).

Menurut Suhadi, jumlah pengiriman sapi dari Provinsi NTT ke luar daerah sepenuhnya dilakukan oleh Dinas Peternakan Provinsi berdasarkan permintaan dari pihak pengusaha.

“Sementara Dinas Peternakan Kabupaten/Kota hanya sebatas mengeluarkan surat rekomendasi yang menyatakan bahwa sapi yang akan dikirim keluar NTT sehat setelah melalui tes kesehatan hewan di kabupaten masing-masing,” katanya.

Baca : Tujuh Potensi Investasi Jadi Skala Prioritas Pembangunan di NTT

Sebelumnya, ribuan ekor sapi milik sejumlah pengusaha di daratan Pulau Timor yang akan dikirim ke DKI Jakarta dan provinsi lain di Indonesia tertahan di Balai Karantina Hewan Tenau Kupang akibat belum beroperasinya Kapal Tol Laut Camara Nusantara I.

Ribuan sapi tertahan karena Dinas Peternakan Provinsi NTT belum melakukan sosialisasi terkait Surat Keputusan Gubernur tentang kuota pengiriman sapi dari NTT tahun 2017. Selain belum adanya sosialisasi dengan dinas-dinas terkait, alasan pada waktu itu adalah masalah cuaca sehingga ratusan ekor sapi milik pengusaha sempat tertahan.

Suhadi menjelaskan, secara aturan proses pemenangan tender untuk memulai kontrak baru dan pemenang tender baru tahun 2017 dikendalikan oleh Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian.

“Karena itu, masalah Kapal Cemara Nusantara I yang belum beroperasi bukan menjadi tanggung jawab atau kewenangan dari Pemerintah Provinsi NTT baik itu Dinas Peternakan atau gubernur NTT,” jelas Suhadi.