Kapolda NTT Berikan Penghargaan Kepada 20 Anggota Berprestasi

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kapolda NTT, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Drs. Agung Sabar Santoso,SH,M.H memberikan penghargan kepada 20 orang anggota Polda NTT berprestasi di Lapangan Mapolda NTT, Jumat (24/2/2017).

Ke 20 orang anggota Polri itu diganjar karena prestasinya diberbagai bidang, baik itu prestasi dalam kinerja mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba, kasus human trafficking dan tugas pembinaan serta sebagai polisi penolong masyarakat maupun segala pengabdian melampaui panggilan kewajiban.

“Sebagaimana diketahui, beberapa waktu yang lalu bahwa penyidik Polres Kupang telah menggagalkan dan mengungkap jaringan penyelundupan manusia atau trafficking. Ini menjadi atensi pimpinan termasuk Presiden Joko Widodo,” ujar Kapolda.

“Ini menjadi bukti nyata keseriusan penyidik Polri dalam mengungkap kasus-kasus yang berskala nasional. Di mana kita ketahui bersama bahwa Provinsi NTT merupakan penyumbang tenaga kerja ilegal terbesar. Sungguh sangat ironi, karena kejadian demi kejadian terus berulang,” lanjutnya.

Menurut Agung, dengan keseriusan anggota Polri maka kasus pengiriman tenaga kerja ke beberapa daerah di wilayah Indonesia, seperti Aceh, Medan dan Pontianak serta pengiriman tenaga kerja ke luar negeri berhasil diungkap oleh penyidik Polres Kupang.

Baca : Polair Polda NTT Tangkap Pemuda Pencuri Kapal

Kapolda juga memberikan apresiasi kepada jajaran Satnarkoba Polres Kupang Kota dibawah pimpinan Kasat Narkoba, Iptu Okto Selly yang berhasil melakukan penangkapan terhadap pengedar narkoba jenis sabu-sabu dengan tersangka WA.

Dia menyatakan, berkenaan dengan tugas pokok Polri yaitu sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dirinya merasa bangga terhadap spontanitas anggotanya di lapangan dalam membantu dan menolong masyarakat yang mengalami persoalan hidup.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, beberapa waktu lalu di media sosial, khususnya di Kota Kupang banyak beredar video dan kisah anggota Satlantas Polres Kupang Kota yang telah memberikan contoh dan teladan sebagai seorang polisi penolong yang dengan iklas bagi seorang siswa yang diketahui sedang menangis di pinggir jalan, karena takut pergi ke sekolah dengan alasan tidak memiliki buku pelajaran,” jelasnya.

Pemberian penghargaan merupakan bentuk empati pimpinan terhadap anggotanya sebagai motivasi bagi anggota lain untuk bersaing dalam hal-hal yang positif, baik untuk diri sendiri maupun untuk kemajuan organisasi. Selain itu, juga merupakan hak anggota yang berprestasi.

“Harus kita hargai agar bersemangat, berbakti kepada masyarakat, itu intinya. Saya sebagai pimpinan organisasi harus memberikan itu. Saya berharap dengan memberikan reward kepada anggota yang berprestasi bisa menjadi viral juga kepada anggota yang lain agar ikut berbuat baik,” tandasnya.