Bupati Deno: Camat Adalah Bupati Kecil yang Ada di Kecamatan

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Bupati Manggarai, Dr.Deno Kamelus,SH,MH meminta kepada para camat yang telah dilantiknya agar wajib turun kampung dan berkoordinasi rutin dengan para kepala desa atau perangkat desa setempat.

Hal itu disampaikannya, pada sambutan acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantik camat Satar Mese Utara, Aloysius Jebarut,S.Pd dan camat Lelak, Lorensius Santu,SP di kantor camat Satar Mese Utara, Selasa (14/2/2017).

Pelantikan dilaksanakan di kecamatan dan wajib dihadiri oleh seluruh perangkat desa dan tokoh masyarakat, kata Deno, agar mereka dapat menyaksikan langsung pelantikan tersebut.

Sebab, mereka juga adalah bagian dari struktur pemerintah pada tingkat yang paling rendah dan merupakan ujung tombak dari pembangunan didaerah ini, tandasnya.

Berdasarkan Perda Nomor 9 tahun 2016 tentang pembentukan susunan perangkat daerah kabupaten Manggarai yang merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang (UU) Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Upacara pengambilan sumpah dan pelantikan ini merupakan salah satu poin penting dari perubahan susunan perangkat daerah.

Dengan demikian pengambilan sumpah jabatan merupakan perintah UU yang wajib dilaksanakan, tegasnya.

UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah maupun PP Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah menyebutkan bahwa kecamatan adalah perangkat daerah.

Sebagai perangkat daerah, kecamatan dibentuk dalam rangka meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan. Camat itu bupati kecil yang ada dikecamatan, ungkap Deno.

Baca : Deker Penghubung Antara Desa Bangka Lao dan Compang Dalo Rusak Parah

Camat berperan penting dan sangat strategis, sebagai garda terdepan, ujung tombak dan motivator pembangunan, inspirator pelayanan. Koordinator dan pengawas terhadap berbagai kegiatan dilingkungan kerjanya.

Camat juga berperan sebagai pembina dan kepala wilayah kerja dan kepala wilayah sekaligus sebagai ketua Forum Komunikasi Kecamatan (Forkomcam).

Karena itu ia bertugas mengkoordinasikan secara vetikal dan horisontal, juga kesamping kiri dan kanan. Namun juga kebawah dalam hal ini masyafakat. Karena itu sering turun kampung.

“Saya minta wajib kunjung kampung-kampung. Pake oto ini bukan hanya untuk koordinasi keatas saja tetapi, juga kebawah dan kesamping, sperti forkopimcam,” ujar Bupati Deno.

Lebih lanjut Ia mengatakan, jika ada masalah diupayakan selesaikan itu di Kecamatan sebelum kekabupaten. Sebab salah satu indikator kesuksesan camat adalah apabila kecamatan itu aman. Jarang ada perkara yang sampai ketingkat kabupaten.