Film “NOKAS” Tayang Perdana di Kupang

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Film “NOKAS” karya sutradara Manuel Alberto Maia yang menyita perhatian dan mendapatkan apresiasi dari penggiat seni film nasional dengan predikatnya sebagai Finalis Piala Citra 2016, kini untuk pertama kalinya akan ditayangkan di rumahnya sendiri yakni di Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Koordinator BOX, Danny Wetangterah kepada wartawan di Kupang, Kamis (16/2/2017).

Menurut Danny, pemutaran film ini diprakarsai oleh BOX, sebuah gerakan yang terdiri dari beberapa komunitas di Kota Kupang, yaitu Komunitas Film Kupang (KFK), RuangDia, #KupangBagarak, SekolahMUSA, dan TENGGARA.

“BOX melihat pemutaran ini sebagai sebuah momentum untuk membuat NOKAS sebagai sebuah karya film yang akan dikenal, diapresiasi, dan dibanggakan di rumahnya sendiri, serta memotivasi kemajuan kerja kreatifitas perfilman di Kupang,” katanya.

Baca : Masuk Nominasi Di FFI, Nokas Akan Berkompetisi Di Singapore International Film Festival

Danny mengatakan, untuk alasan motivasi tersebut, BOX akan melakukan kegiatan-kegiatan yang secara garis besar adalah, Screening, Coaching, Doing, Music and Art Perform, dan Eksebisi Komunitas. Seluruh kegiatan akan diadakan di Taman Budaya Kupang pada Jumat, 17 Februari 2017 dan Sabtu, 18 Februari 2017.

Film Nokas Tayang di Taman Budaya

“Screening/Watching, adalah kegiatan menonton film dan video produksi lokal NTT. NOKAS akan menjadi sajian utama dari kegiatan ini, dengan jadwal penayangan sebanyak dua kali yaitu pada jumat, 17 Februari 2017, pukul 19.30 Wita, serta Sabtu, 18 Februari 2017 pada pukul 18.30 Wita. Harga tiket untuk menonton NOKAS seharga Rp.20.000. Film lain, “Konjak Julio” akan juga ditayangkan,” ujarnya.

Dia menambahkan, film NOKAS merupakan salah satu karya anak muda NTT yang masuk dalam nominasi Piala Citra 2016 dan Singapore Film Festival 2016, namun sayangnya apresiasi lokal terhadap karya tersebut sangat minim.

“Karena itulah tujuh komunitas di Kupang menginisiasi kegiatan ini yang dikemas dalam konsep BOX 2017 untuk memulai inisiasi apresiasi atas karya-karya audio-visual lokal NTT,” tandasnya.