Frans Lebu Raya Sebut kabar “Hoax” Dirinya Tak Dukung Sahabat

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Frans Leburaya menyebut, kabar yang beredar di masyarakat Kota Kupang, bahwa dirinya tidak mendukung paket sahabat, merupakan kabar “hoax”. Pasalnya selaku Ketua DPD PDIP dirinya harus mendukung paket Sahabat, karena paket Sahabat di dukung oleh PDIP. Selain itu calon Wakil dari Paket sahabat, Nikolaus Fransiskus merupakan wakil Ketua DPD I PDIP NTT.

“Masa saya tidak dukung Sahabat, yang benar saja, Kabar yang beredar tidaklah benar dan itu kabar bohong,” Kata Frans Leburaya, memberikan Klarifikasi dalam kegiatan Kampanye Akbar Paket Sahabat, yang berlangsung di di Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, Sabtu (11/2/2017).

Dalam kegiatan Kampanye itu, Selaku Gubernur NTT, Frans Leburaya, tidak melakukan kampanye dan Orasi politiknya, karena dirinya tidak mendapat persetujuan dari Kemandgri soal ijin melakukan Kampanye.

Baca : Jonas Salean Kembali Menjabat Walikota Kupang

Dihadapan puluhan ribu pendukung Paket yang memadati lokasi kampanye, Frans Leburaya, mengaku hanya akan tampil untuk bernyanyi membawakan lagu untuk menghibur massa yang menghadir kampanye paket Sahabat. “Karena saya tidak bisa melakukan orasi politik, maka saya akan bernyanyi saja,” kata Frans Leburaya.

Ditemani Istrinya Ny.Adinda Leburaya, Ketua DPD menyanyikan dua lagu, dan salah satu lagu yang dinyanyikan merupakan lagu Favorit dari Gubernur NTT tersebut, yaitu lagu dengan Judul Anggur Merah, pada kesempatan itu Ny. Adinda Leburaya menyanyika satu nomor lagu dangdut yang mengajak puluha ribu massa pendukung turut bergoyang bersama-sama.

Sementara itu dalam kampanye akbar paket sahabat, hadir juga sejumlah petinggi partai dari enam parpol pendukung, seperti Anggota DPR RI, Herman Herry, Ketua Nasdem NTT, Jacki Uly, Ketua DPD Hanura NTT, Jimmy Sianto, Utusan DPP Partai Golkar Theo Sambuaga, Bupati Toraja, Ketua DPRD, Anwar Pua Geno, Ketua DPD Golkar NTT, I.A. Medah, bersama sejumlah pengurus partai tingkat DPP, DPD dan DPC dari masing-masing Parpol Pendukung.