Diduga Ada Korban Tertimbun Longsor di Jalur Ruteng-Labuan Bajo

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Labuan Bajo, NTTOnlinenow.com – Beredar kabar bahwa longsor di Ceko Terong, desa Kempo, Kecamatan Mbliling, kabupaten Manggarai Barat (Mabar) ruas jalan negara Ruteng-Labuan Bajo tadi pagi sekitar pukul 09.00 wita memakan korban pengendara sepeda motor yang melintasi jalur tersebut.

Informasi dari sejumlah sumber dilokasi kejadian menuturkan bahwa tadi pagi persis saat kejadian itu berlangsung sepasang pengendara sepeda motor dari arah Labuan Bajo menuju Ruteng melintasi lokasi itu, namun setibanya mereka dilokasi tersebut, pada saat yang bersamaan tiba-tiba terdengar bunyian keras yang disertai longsoran dan kayu kemiri berukuran besar tumbang kebadan jalan dan diduga mengenai dan menimbun pengendara itu.

“Tadi itu ada sepeda motor berboncengan menyalip kami didekat lokasi ini. Hanya berjarak kurang lebih belasan meter depan kami. Namun saat kejadian ini, kami sempat mendengar bunyian keras dan melihat langsung kejadian longsoran ini dan kayu tumbang, tetapi kedua pengendara sepeda motor yang berada persis depan kami tiba-tiba seketika menghilang dari penglihatan kami,” tutur kedua warga dilokaksi itu kepada NTTOnlinenow.com mengutip cerita dari salah satu pengemudi Bis jurusan Ruteng-Labuan Bajo.

Baca : Siswa SD Tewas Tenggelam di Pantai Lamba Manggarai Timur

Pengakuan warga itu dikuatkan dengan bukti temuan 2 buah helm dilokasi longsor.

Namun informasi tersebut masih simpangsiur, belum bisa dipastikan, selain karena belum ada pihak yang mengaku kehilangan anggota keluarganya juga karena belum usai dilakukan penggalian dan pembersihan material longsoran.

Hingga malam pukul 24.00 wita saat berita ini diturunkan material longsoran belum berhasil bersihkan sehingga antrian panjangpun masih terlihat.

Selain itu 2 unit alat berat jenis loder milik dinas PU Mabar dan PT. Floresco masih terpakir disekitar lokas karena mengalami kerusakan pada bagian yang sama yaitu ban bagian kiri pecah sehingga tidak bisa beroperasi.

Sejumlah para pengendara dan penumpang yang melintasi jalur tersebut kepada NTTOnlinenow. com mengaku kecewa dengan Pemkab Mabar karena dinilai lamban dalam menangani bencana.

“Kami minta Pemkab Mabar segera mendatangkan alat berat bersihkan longsoran ini agar kami bisa melewati,” ungkap dua penumpang salah satu travel tujuan Labuan Bajo yang mengaku bernama Frans dan Agus kepada wartawan tadi siang saat dilokasi kejadian longsoran tersebut.