Awal Tahun 2017 Kantor DPRD Belu Nyaris Tak Berpenghuni

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Liburan panjang hari raya Natal dan Tahun Baru telah selesai, namun suasana sepi masih menyelimuti Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belu.

Pasalnya, di awal tahun 2017 Kantor megah yang terletak di jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Kota Atambua, Kecamatan Kota Atambua, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste itu nyaris tak berpenghuni.

Pantauan NTTOnlinenow.com sejak masuk liburan tanggal 9 Januari pekan lalu, tidak nampak wajah-wajah para legislator yang masuk Kantor, hanya terlihat para PNS dan tenaga kontrak staf Setwan Belu yang melakukan aktifitas pelayanan.

Dihari-hari berikut dalam sepekan itu baru nampak wajah para legistor seperti Pimpinan DPRD, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II serta beberapa anggota Dewan saja. Berlanjut dalam pekan ini, ketiga Pimpinan serta hampir seluruh anggota Dewan berkantor di hari Senin dan Selasa.

Namun di keesokan harinya, Rabu (18/1/2017) rumah tempat aspirasi masyarakat itu sepi. Tak ada satupun Dewan baik Pimpinan maupun anggota yang terlihat berkantor di masing-masing ruangan kerja baik itu Pimpinan, komisi maupun fraksi. Pintu ruangan ketiga Pimpinan terkunci, demikian juga dengan ketiga ruangan Komisi.

Hingga Kamis kemarin, sekira pukul 09.00 Wita hanya satu anggota Dewan Esther Kabuar yang mendatangi kantor. Tak berselang sejam kemudian berdatangan anggota Dewan Melky Lelo disusul dengan Dewan Yane Bone sekira pukul 13.00 Wita.

Sementara itu sesuai pantauan pada Jumat (20/1/2017) sejak pagi pukul 09.00 Wita hingga dengan siang pukul 14.00 Wita tidak nampak seorang pun anggota dewan yang masuk kantor.

Informasi yang berhasil dihimpun dari beberapa sumber di kantor DPRD menyebutkan, ketidakhadiran sebagian besar anggota Dewan karena ada yang sakit, ada juga yang sedang urusan keluarga dan ada yang sedang tugas keluar daerah.

Baca : Tujuh Desa di Tastim Perbatasan Belu-Timor Leste Krisis Air Bersih

Setwan DPRD Belu Antonius Tisera yang dikonfirmasi kemarin terkait ketikdakhadiran anggota Dewan yang tidak berkantor menuturkan, kemungkinan anggota dewan yang tidak berkantor dikarenakan ada yang sedang melakukan urusan keluarga di rumah atau ada juga yang diluar.

Terpisah Anggota Dewan Esther Kabuar ketika ditanyai di kantor mengatakan, dirinya kurang mengetahui kemana anggota dewan lainnya, sehingga tidak masuk kantor, karena dirinya belum ada tugas keluar daerah.

Senada Anggota Dewan Yane Bone mengatakan, dirinya kurang tahu kemana anggota dewan lainnya sehingga tidak ada yang masuk kantor. “Padahal libur sudah habis, harusnya tahun baru semangat baru,” ucap dia.

Ketua DPRD Belu Januaria Ewalde Berek yang dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan, ada sebagian anggota dewan yang tugas luar daerah ada yang ke Propinsi, ada yang ke dalam daerah, ada yang urusan keluarga juga ada yang sedang sakit.

Menurut dia, paling banyak anggota dewan tugas ke dalam daerah memantau pelaksanaan APBD 2016, karena dalam posisi belum asistensi DPA karena masih menunggu pengukuhan PP 18 terkait lembaga OPD.

“Jadi memang tidak harus seperti PBS, tatib kami tidak mewajibkan, hanya untuk pimpinan yang selalu ada. Kalau memang tidak ada pengaduan ya kami kembali urusan ke dapil. Kita lebih banyaknya ke daerah juga ada yang urusan partai dan itu kita tidak bisa pungkiri,” jelas Ewalde.