Perlu Partisipasi Masyarakat, ASN Tidak Terlibat Politik Praktis Dalam Pilwalkot

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Menjelang pemilihan walikota (Pilwalkot) Kota Kupang yang waktu penmyelenggaraannya tinggal sebulan lebih, Plt.Walikota Kupang, Johana Lisapaly Mengingatkan kepada masyarakat Kota Kupang dan seluruh ASN dapat turut berpartisipasi menggunakan hak politiknya, dalam Pilwalkot yang dijadwalkan akan berlangsung pada 15 Februari 2017 mendatang.

“Namun untuk ASN Saya meminta untuk tidak terlibat dalam politik praktis, karena sanksinya cukup tegas! Yang bisa sampai pada pemecatan,” Kata Plt Walikota Kupang kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Kamis (05/1/2017).

Baca : Walikota Ingatkan Camat dan Lurah Soal Netralitas ASN Jelang Pilkada

Menurutnya, sebagai warga negara yang baik, setiap warga negara termasuk ASN untuk menggunakan hak politiknya, tetapi khusus ASN diharapkan jangan sampai terlibat terlalu jauh dalam berpolitik praktis, karena sudah ada aturan yang membatasi ASN untuk terlibat lebih jauh.

Dikatakan, sudah menjadi rahasia umum bahwa setiap ajang pilkada banyak PNS yang terlibat politik praktis karena diiming-imingi jabatan, jika politisi yang didukungnya menang dalam pilkada, tetapi untuk pilwalkot Kota Kupang, dirinya sangat mengharapakan agar para ASN tidak terlibat terlalu jauh dalam pilwalkot, karena dapat merusak citra ASN, dan ada sanksi ikutan yang didapat oleh ASN. Oleh karena itu dirinya mengaharapkan para ASN dapat menempatkan diri dalam posisi yang seharusnya, sehingga tidak terkenan dampak dari keterlibatannya di kemudian hari.