KMP Pulau Sabu Bersandar di Dermaga Teluk Gurita, Nahkoda dan 21 ABK Selamat

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Nahkoda KMP Pulau Sabu beserta 21 Anak buah Kapal (ABK) yang terdampar di perairan Wini persinya di lokasi Kehehi Bot, Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU selamat, setelah mendapat bantuan dari Perusahaan yang mengirim Kapal Tunda Dragonat VII BG untuk menarik KMP Pulau Sabu ke Dermaga Teluk Gurita, Rabu (4/1/2017) kemarin.

Nahkoda KMP Pulau Sabu, Bernadus Balada yang ditemui NTTOnlinenow.com di pelabuhan Teluk Gurita, Atapupu Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Kamis (5/1/2016) mengisahkan, kapal bertolak dari pelabuhan Kalabahi, Alor menuju Kupang pada tanggal 1 Januari pukul 12.00 wita dan tidak ada penumpang kapal karena libur tahun baru hanya 21 ABK saja. Keesokan hari tanggal 2 siang sekira pukul 14.00 wita di tengah perairan kapal mengalami troble mesin akhirya kita mengapung.

“Beruntung kapalnya tidak karam, hanya terdampar saja. Saya minta bantuan lewat panggil radio pantai di Atapupu dan Kupang tapi tidak ada yang menyahut. Setelah kita infokan lewat handphone baru mereka pantau. Saya sangat kesal dengan tindakan Pemerintah yang lambat menyelematan nyawa manusia, padahal kapal ini milik Pemerintah Daerah NTT,” ujar dia.

Pihaknya meminta menghubungi Basarnas Kupang guna meminta bantuan untuk menarik kapal. KMP Ile Boleg rute Kupang-Lewoleba sempat membantu menarik kapal, namum belum lama ditarik ke tempat aman yang ditentukan talinya dilepas. Kemungkinan dikarenakan Kapten kapal mendapat tekanan dari penumpang, sehingga kapal dilepas di perairan Wini.

Baca : ASDP Kembali Hentikan Pelayaran di NTT

Upaya terus dilakukan, Balada meminta ke perusahaan Flobamora, dikirim KMP Sirung yang sebelumnya sama-sama bertolak dari pelabuhan Kalabahi. KMP Sirung sempat menarik, namun dikawatirkan dengan tingginya gelombang laut yang bisa membahayakan kapal ikut terdampar akhirnya saya minta dihentikan dan bersandar di dermaga gurita.

“Saya hubungi PT minta kirim kapal tunda Dragonat VII BG untuk menarik. PT tanggapi cepat karena mau selamatkan asetnya dan kemarin sore sekitar jam 05.00 wita tak boat menarik kapal ke pelabuhan Teluk Gurita,” urai dia.

Jelas Balada, untuk sementara kapalnya masih akan bersandar di pelabuhan teluk gurita dan belum bisa dipastikan kapan kapal akan berlayar ke Kupang karena masih terkendala dengan cuaca yang buruk.

“Untuk sementara kita bersandar di dermaga Teluk Gurita sambil memperbaiki kapal, kalau gelombang laut sudah normal baru kita berlayar,” pungkas dia.