TNI Bangun 10 Lapak Pasar Batas Oepoli Rampung Dalam Waktu 7 Hari

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kupang, NTTOnlinenow.com – Los Pasar Batas Oepoli Tengah kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur rampung dikerjakan dalam waktu yang sangat singkat. Pengerjaan Los Pasar dalam 7 hari kerja terhitung 19/12/2016 hingga 25/12/2016 tersebut dilaksanakan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI – RDTL, Yonif Raider 312/GT dan diserahkan Komandan Satgas Letkol Inf M Ghoffar Ngismangil ke masyarakat Oepoli pada Senin (02/01/2017).

Acara penyerahan Los Pasar tersebut dihadiri, Raja Tom komeo, Pendeta Gereja Protestan (GMIT) Pdt. Melky Jhoni Ulu, M.Th, Danpos AL, Letda (P) Dwi Susanto, Anggota Poster Pld Yery Ado, Babinsa Koramil 06 Nikleu Serda Ferdinan, Kades Netemnanu Utara, Filfred Musa komeo, Anggota Polsek Oepoli Brigpol Dwi Imam Prasetya, Anggota Nusantara Sehat, Fajar Kurniawan, Perwakilan pedagang Haji Muhammad Madong, Danki Pos Oepoli Tengah Lettu Inf Tatang, Dan Pos Oepoli Sungai, Dan Pos Oepoli Pantai.

Dalam sambutan yang disampaikan Dansatgas, bahwa pembuatan Los Pasar Oepoli merupakan perintah Danrem 161 WS Kupang, Brigjend TNI Heri Wiranto, SE,MM  melanjutkan pembuatan los pasar sebelumnya yang juga dikerjakan oleh Satgas Yonif Raider 321/GT.

“Anggota Yonif 321/GT diberi tugas untuk melanjutkan pembangunan los pasar sepanjang 40 meter dan lebar 3 meter yang terdiri dari 10 lapak. Pengerjaan ini cukup singkat, selama 7 hari yang dikerjakan oleh Tim Pimu Satgas pimpinan Serka Julkifli dibantu oleh anggota Pos Oepoli Tengah”, jelas Komandan Satgas Letkol Inf M Ghoffar Ngismail.

Menurut Dansatgas, pengerjaan los pasar selesai dalam waktu singkat, sebelum Danrem Wiranto melaksanakan serah terima jabatan. “Los pasar 10 lapak ini kami selesaikan dalam waktu singkat mengingat dalam waktu dekat Danrem Wiranto akan melaksanakan sertijab”.

Baca : Diduga Aparat Keamanan Backingi Judi Sabung Ayam di TTU

Harapan Danrem Wiranto yang disampaikan melalui Dansatgas, los pasar yang sudah rampung dikerjakan bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama bagi para pedagang yang berjualan  di pasar Oepoli. “Semoga los pasar 10 lapak yang rampung dikerjakan oleh Satgas dari Yonif 321/GT ini dapat bermanfaat baik bagi masyarakat Oepoli terutama bagi semua pedagang yang masuk ke Oepoli”. Danrem Wiranto juga berpesan agar pasar tersebut dapat di rawat dan dipelihara dengan baik sehingga dapat bertahan lama.

Kepada semua pihak terutama masyarakat Oepoli yang ikut membantu menyediakan bahan lokal seperti kayu dan pasir, Dansatgas juga menyampaikan ungkapan terimakasih yang tak terhingga.
“Berkat bantuan semua pihak, saya selaku Komandan Satgas Pamtas RI – RDTL mengucapkan terimakasih atas kerja sama masyarakat Oepoli sehingga pembuatan los pasar ini bisa diselesaian dengan baik dan cepat”.

Sementara dalam waktu yang sama, Raja Tom Komeo berterimakasih kepada pihak TNI dalam kesempatan sambutan yang disampaikannya. “Kami juga turut berterimakasih kepada pihak TNI yang terlibat langsung dalam pembuatan los pasar sehingga para pedagang bisa lebih nyaman untuk berdagang. Terimakasih juga karena dengan adanya kehadiran TNI khususnya Danki Oepoli bersama anggota, bisa saling membantu masyarakat Oepoli dalam berbagai kegiatan kemanusiaan”.

Dilanjutkan Raja Tom Komeo, “Pasar Oepoli merupakan sarana utama terutama dalam kegiatan perdagangan baik dalam memenuhi sembilan bahan pokok dan tempat memasarkan hasil bumi masyarakat di sini. Walaupun operasinya hanya sekali dalam seminggu, yakni pada setiap hari Selasa namun bisa didatangi para pedagang dari kabupaten TTU maupun kabupaten Kupang sehingga kebutuhan masyarakat Oepoli dapat terpenuhi dengan baik.